Transfer Kontroversial: Pogba Ditawarkan ke Liverpool

Sabtu , 31 Juli 2021 | 06:12
Transfer Kontroversial: Pogba Ditawarkan ke Liverpool
Sumber Foto Reuters/Phil Noble
Pemain MU Paul Pogba

JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Liga Inggris setelah Paul Pogba diklaim ditawarkan ke salah satu rival utama Manchester United musim ini, Liverpool.

Laporan itu datang dari media Prancis Le10Sport, dilansir dari Sportbible. Menurut Le10Sport, penawaran kontroversial itu dilakukan agen Pogba Mino Raiola.

Pemberitaan itu menyebutkan Mino Raiola mengatakan kepada The Reds bahwa kesempatan soal perekrutan Pogba ke Anfield bisa dilakukan pada jendela transfer kali ini.

Isu Pogba ke Liverpool ini terbilang masuk akal. Pasalnya, Liverpool baru saja kehilangan salah satu gelandang andalan mereka, Georginio Wijnaldum yang pindah ke Paris Saint-Germain (PSG), klub yang juga memburu Pogba.

Liverpool diklaim tengah memantau situasi gelandang asal Prancis tersebut. Hanya saja, The Reds tidak terlalu tertarik melakukan perekrutan pada jendela transfer awal musim karena persoalan biaya transfer yang masih mahal.

Juara Liga Inggris 2019/2020 itu memiliki kemungkinan merekrut Pogba pada jendela transfer Januari. The Reds menilai, pada jendela transfer berikutnya harga jual Pogba bisa lebih murah karena kontraknya dengan Man United yang tersisa beberapa bulan.

Rumor transfer Pogba ke Liverpool ini terbilang kontroversial lantaran tim asuhan Jurgen Klopp itu pesaing utama MU dalam perburuan gelar juara Premier League.

Pelatih legendaris MU Sir Alex Ferguson pernah menentang transfer Gabriel Heinze ke Liverpool pada 2007 silam karena tidak ingin menjual pemainnya ke rival.

Pogba sendiri memiliki sisa kontrak satu musim dengan Man United hingga Juni 2022 mendatang. Mantan pemain Juventus itu saat ini santer dikaitkan dengan PSG.

Meski demikian, Setan Merah masih berusaha keras memberikan kontrak baru kepada Pogba guna memperkuat skuad dalam membidik sejumlah trofi pada musim ini dan musim-musim berikutnya.(*)

 



Sumber Berita: CNN Indonesia
KOMENTAR

End of content

No more pages to load