Wang/Huang Rebut Emas Ganda Campuran Olimpiade Tokyo

Jumat , 30 Juli 2021 | 16:08
Wang/Huang Rebut Emas Ganda Campuran Olimpiade Tokyo
Sumber Foto AP/Dita Alangkara
Selebrasi Wang Yilyu/Huang Dongping usai merebut medali emas ganda campuran Olimpiade Tokyo 2020.

JAKARTA - Wang Yilyu/Huang Dongping merebut medali emas nomor ganda campuran badminton Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan unggulan pertama Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada final di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Jumat (30/7/2021).

All China Final terjadi di babak final nomor ganda campuran. Duel berlangsung sengit dan Wang/Huang yang merupakan unggulan kedua harus melalui 69 menit pertandingan untuk bisa menaklukkan Zheng/Huang.

Gim pertama disebut Wang/Huang 21-17. Namun, Zheng/Huang yang mengalahkan Praveen Jordan/Melati Daeva di babak perempat final mampu bangkit dan berbalik unggul 21-17.

Di gim penentuan pertandingan berjalan alot. Wang/Huang mampu bermain lebih tenang di momen-momen kritis. Unggulan kedua itu kemudian menang 21-19 di gim terakhir dan menjadi peraih medali emas pertama di cabang badminton Olimpiade Tokyo 2020.

Bagi Wang/Huang dan Zheng/Huang, Olimpiade Tokyo adalah Olimpiade pertama bagi kedua pasangan. Memiliki pasangan nomor 1 dan 2 dunia, China sudah diprediksi akan merebut medali emas ganda campuran di Olimpiade Tokyo. Pada Olimpiade Rio 2016, gelar medali emas ganda campuran direbut pasangan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Sementara itu medali perunggu menjadi miliki ganda campuran Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino yang pada perebutan posisi ketiga mengalahkan ganda Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet 21-17 dan 23-21.

Bagi Watanabe, pebulutangkis 24 tahun itu menjadi atlet badminton putra pertama dalam sejarah Jepang yang mampu merebut medali di Olimpiade.

"Saya berharap saya bukan yang terakhir. Akan ada lagi pebulutangkis putra di masa depan [yang merebut medali Olimpiade], tapi menjadi yang pertama jelas sebuah kehormatan besar. Sangat berarti bagi sejarah badminton Jepang," ucap Watanabe dikutip dari situs resmi BWF.(*)

 



Sumber Berita: CNN Indonesia
KOMENTAR

End of content

No more pages to load