Preview Euro 2020: Ceko Versus Inggris

Selasa , 22 Juni 2021 | 11:18
Preview Euro 2020: Ceko Versus Inggris
Sumber Foto Reuters/Facundo Arrizabalaga
Pemain Inggris Phil Foden berebut bola dengan pemain Skotlandia Andrew Robertson pada pertandingan Piala Eropa Grup D di stadion Wembley, London, Sabtu (19/7/2021) dini hari. Kedua tim bermain imbang 0-0.

JAKARTA - Selain Billy Gilmore yang terpapar Covid-19 sehingga tak bisa memperkuat Skotlandia melawan Kroasia dan sekaligus membangkitkan kekhawatiran terhadap pandemi, kabar tak kalah heboh lainnya dalam Grup D ini adalah Republik Ceko dan Inggris sudah pasti menjejak 16 besar, apa pun hasil pertandingan mereka Rabu (23/6/2021) dini hari pukul 02.00 WIB nanti.

Itu terjadi karena hasil pertandingan terakhir Grup B dan C. Inggris dan Ceko keduanya sudah mengantongi 4 poin. Perolehan ini lebih besar dari peringkat ketiga Grup B (Finlandia) dan C (Ukraina) yang keduanya mengoleksi 3 poin.

Seandainya Ceko atau Inggris kalah dalam pertandingan mereka nanti sehingga menduduki urutan ketiga, poin terakhir mereka tetap 4 poin dan ini di atas Finlandia dan Ukraina. Empat dari enam peringkat ketiga dalam fase grup Euro 2020 dinyatakan lolos ke 16 Besar.

Posisi yang sudah aman sepertinya mengubah pendekatan bertanding Republik Ceko dan khususnya Inggris agar bermain lepas dalam pertandingan terakhirnya.

Pelatih Inggris Gareth Southgate sendiri selama ini didesak oleh pengamat dan penggemar agar mengubah skuadnya demi memainkan gaya bermain yang lebih positif, yang lebih menyerang.

Southgate bisa saja kini mau memenuhi tuntutan untuk memasang formasi lebih ofensif dan menurunkan pemain-pemain berorientasi menyerang. Apalagi cuma dengan menang Inggris bisa ke 16 besar dengan status juara Grup D.

Sebelum ada hasil pertandingan Grup B dan C, sejumlah kalangan menilai Southgate akan bergeming dari tuntutan mengubah pola bermain skuadnya yang cuma menang 1-0 atas Kroasia dan imbang 0-0 melawan Skotlandia.

Inggris yang memiliki Harry Kane yang top skorer kualifikasi Euro 2020 dengan 12 gol, hanya menciptakan satu gol dari dua pertandingan pertamanya.

Kane pun menjadi sasaran kritik karena tak kunjung mencetak gol, sampai didesak untuk tidak dimasukkan pada sebelas pemain pertama melawan Ceko.

Southgate yang tak mau tunduk kepada tekanan pengamat dan penggemar, menyatakan tetap memasang sang kapten.

Tetapi kini Southgate mungkin tergoda untuk memainkan pemain-pemain lebih eksplosif, termasuk pemain sayap Borussia Dortmudn Jadon Sancho dan gelandang Aston Villa Jack Grealish."Kami punya beberapa pemain eksplosif dan banyak dari mereka adalah pemain muda yang baru pertama berpengalaman dalam turnamen besar," kata Southgate seperti dikutip Reuters.

"Jadi sebagai staf pelatih kami realistis saja menyangkut ekspektasi kami kepada mereka secara individual," ia melanjutkan.

Jadon paling tidak menjadi alternatif untuk Raheem Sterling yang menciptakan satu-satunya gol dalam fase grup Euro 2020 sejauh ini.

Tetapi yang paling dinantikan penggemar Inggris dari Southgate adalah memasukkan gelandang kreatif Jack Grealish sejak awal. Kini opsi Grealish terbuka lebar setelah Inggris pasti ke 16 besar. Tak ada ruginya memasang dia karena segalanya sudah aman.

Republik Ceko juga bakal tergoda melakukan eksperimennya sendiri gara-gara sudah pasti ke 16 besar itu.

Baru memasukkan tiga gol dan kebobolan satu gol dari dua pertandingan terdahulu, bisa membuat pelatih Jaroslav Silhavy mengeluarkan pemain-pemain Ceko yang berorientasi menyerang untuk meladeni Inggris. Jika, Inggris menurunkan skuad yang lebih eksplosif.

Tetapi asisten pelatih Jiri Chytry sudah memperkirakan Inggris bakal keluar menyerang sejak awal pertandingan untuk mengamankan nilai penuh di Wembley.

Ceko sudah menaksir betapa kuatnya Inggris saat ini. "Kami memperkirakan bakal menghadapi tim Inggris yang kuat sekali yang kami tahu belakangan tahun ini. Tim mereka seimbang sekali yang diisi pemain-pemain muda berpengalaman nan berbakat," kata Chytry.

Intinya, Ceko siap meladeni apa pun yang dipasang Inggris. Dan striker mereka, Patrik Schick, sudah siap mencetak gol lagi setelah memborong seluruh gol Ceko dalam dua laga pertama.

Bersama Cristiano Ronaldo dari Portugal, Romelu Lukaku dari Belgia, dan Georginio Wijnaldum dari Belanda, Schick adalah top skorer sementara putaran final Euro 2020, masing-masing dengan tiga gol.

Skenario Pertandingan

Baik Inggris maupun Ceko bisa memanfaatkan pertandingan ini untuk melakukan eksperimen guna memainkan sepakbola yang lebih atraktif ketimbang dalam dua laga sebelumnya.

Tetapi bisa juga pragmatis dengan tetap pemain yang sebelum ini menjadi starter agar semakin padu dalam menghadapi laga-laga berikutnya.

Jika ini yang terjadi maka Gareth Southgate mungkin tak akan banyak mengubah skuad, kecuali kali ini memasukkan Jack Grealish dalam sebelas starternya.

Grealish akan menjadi trio gelandang serang yang menyangga ujung tombak Harry Kane. Dua gelandang serang lainnya adalah Mason Mount dan Raheem Sterling.

Kalvin Phillips dan Declan Rice tetap menjadi poros ganda permainan Inggris di depan duo bek tengah John Stones dan Tyrone Mings yang melindungi kiper Jordan Pickford. Sektor sayap akan menjadi wilayah operasi bek kanan Reece James dan bek kiri Ben Chilwell.

Ceko juga akan memasang satu pemain sebagai ujung tombak serangannya. Dan pemain itu adalah Patrik Schick yang akan disokong oleh tiga gelandang serang Lukas Masopust, Vladimir Darida, dan Jakub Jankto. Sedangkan poros permainan diserahkan kepada dua gelandang tengah Tomas Soucek dan Tomas Holes.

Ceko akan memasang empat bek dalam formasi 4-2-3-1. Kiper Tomas Vaclik akan diproteksi oleh bek tengah Ondrej Celustka dan Tomas Kalas, sedangkan Vladimir Coufal dan Jan Boril mengapit mereka sebagai bek sayap.

Statistik Kedua Tim

Ceko menang 2-0 lawan Skotlandia dan seri 1-1 menghadapi Kroasia dalam dua pertandingan pertamanya di Grup D, sedangkan Inggris menang 1-0 atas Kroasia dan seri 0-0 melawan Skotlandia.

Kedua tim bertemu dua kali dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020. Inggris menang 5-0 di Wembley, dan menang 1-0 di kandang Ceko berkat gol bunuh diri Tomas Kalas.

Kemenangan 2-1 di Eden Arena di Praha pada 11 Oktober 2019 adalah kemenangan pertama Ceko atas Inggris. Inggris hanya kalah dua kali dalam 13 pertandingan melawan bekas Cekoslovakia.

Republik Ceko selalu lolos ke putaran final Euro sejak memisahkan diri dari bekas Cekoslovakia pada 1993.

Ceko adalah finalis Euro 1996, semifinalis Euro 2004 dan perempatfinalis Euro 2012.

Republik Ceko tak pernah mengalahkan Inggris di Wembley dalam empat kesempatan sebelum ini, masing-masing 1 seri dan 3 kalah.

Ini penampilan kesepuluh Inggris dalam putaran final Piala Eropa. Catatan terbaiknya adalah finis ketiga Euro 1968 dan semifinalis 1996.

Inggris memuncaki Grup A kualifikasi Euro 2020 setelah memenangkan tujuh dari delapan pertandingan sehingga lolos dengan selisih enam poin dari peringkat kedua Republik Ceko.

Harry Kane menjadi top skorer babak kualifikasi dengan 12 gol, sedangkan Rahim Sterling terlibat pada separuh dari total gol Inggris dalam kualifikasi (15 dari 37 gol) lewat delapan gol dan tujuh assist.

Prediksi Sebelas Pemain Pertama

Republik Ceko: Tomas Vaclík; rb Vladimir Coufal, cbd Ondrej Celustka, cb Tomas Kalas, lb Jan Boril; dm Tomas Soucek, dm Tomas Holes; rm Lukas Masopust, cm Vladimir Darida, lm Jakub Jankto; Patrik Schick

Inggris: Jordan Pickford; Reece James, John Stones, Tyrone Mings, Ben Bhilwell; Kalvin Phillips, Declan Rice; Jack Grealish, Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load