Lima Fakta Unik Menjelang Indonesia Vs UEA

Jumat , 11 Juni 2021 | 04:49
Lima Fakta Unik Menjelang Indonesia Vs UEA
Sumber Foto dok/Humas PSSI
Selebrasi para pemain Timnas Indonesia dalam sebuah laga.

JAKARTA - Menjelang pertandingan Indonesia versus Uni Emirat Arab (UEA) di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (11/6/2021) malam, terdapat beberapa fakta unik mengenai performa tim Garuda dan skuad Al Abyad.

Indonesia yang gagal total dalam fase kedua kualifikasi Piala Dunia masih berharap poin dari laga terakhir, kendati hal tersebut tak akan mengubah posisi di klasemen.

Sementara UEA yang menduduki peringkat kedua di Grup G, menyongsong impian menuju babak ketiga dan mendekatkan harapan tampil untuk kali pertama di kejuaraan empat tahunan terbesar di cabang sepak bola.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung Oktober 2019, UEA melibas Indonesia dengan kemenangan lima gol tanpa balas.

Pertemuan kali ini bakal berbeda karena UEA memiliki sederet pemain naturalisasi, sementara Indonesia memiliki pelatih baru yang memilih pemain-pemain muda sebagai garda tim Merah Putih.

Berikut 5 fakta unik jelang Indonesia vs UAE:

1. Deretan kekalahan yang ditelan Timnas Indonesia memperpanjang puasa kemenangan di ajang kualifikasi Piala Dunia.

Kemenangan terakhir yang diraih Timnas Indonesia di ajang babak penyisihan zona Asia untuk memastikan tiket ke Piala Dunia dibukukan pada 10 tahun silam ketika mengalahkan Turkmenistan 4-3 di fase kedua.

Di kubu lawan, UEA baru saja meraih kemenangan terakhir pada 7 Juni lalu ketika menundukkan Thailand.
Timnas Indonesia vs Thailand dalam duel Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Qatar.Timnas Indonesia baru menuai satu poin dari tujuh laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (media PSSI)

2. Dihitung sejak kemenangan atas Turkmenistan hingga saat ini, Timnas Indonesia sudah menjalani 11 pertandingan tanpa kemenangan di ajang Kualifikasi Piala Dunia.

Setelah menang atas Turkmenistan, Indonesia kalah enam kali pada fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014. Selanjutnya Indonesia gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga kualifikasi ke Piala Dunia 2022.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 keikutsertaan Indonesia dicoret karena menjalani hukuman FIFA akibat dari intervensi pemerintah terkait penyelenggaraan liga.

3. Di babak kualifikasi kali ini, Indonesia menelan kekalahan terbesar dari UEA. Namun jumlah gol yang bersarang ke gawang Wawan Hendrawan hanya separuh dari kekalahan terbesar Indonesia di kualifikasi Piala Dunia.

Indonesia pernah menelan kekalahan 0-10 dari Bahrain dalam Kualifikasi Piala Dunia 2014. Sementara kemenangan terbesar Indonesia diraih ketika menggunduli Kamboja 8-0 dalam kualifikasi Piala Dunia 1998. Sedangkan UEA pernah menuai kemenangan 12 gol tanpa balas ketika bertemu Brunei Darussalam pada 2001.

4. Indonesia sudah mencetak lima gol dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dicetak oleh empat pemain. Alberto 'Beto' Goncalves menyumbang dua gol ke gawang Malaysia, Irfan Bachdim membobol gawang Vietnam, serta I Kadek Agung Widnyana Putra dan Evan Dimas merobek gawang Thailand.

Sementara UEA memiliki enam pencetak gol, yakni Ali Mabkhout (8 gol), Fabio Lima (3 gol), Tareq Ahmed, Caio Canedo, Khalil Ibrahim, Mohammed Jumaa (1 gol).

5. Menurut catatan AFC, Timnas Indonesia selalu kebobolan dalam 20 pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia.

Jika ditelusuri maka laga terakhir Indonesia tanpa kebobolan di kualifikasi Piala Dunia adalah ketika menang 1-0 atas Sri Lanka pada 2004.(*)



Sumber Berita: CNN Indonesia
KOMENTAR

End of content

No more pages to load