Kane: Inggris Makin Percaya Diri

Rabu , 04 Juli 2018 | 09:55
Kane: Inggris Makin Percaya Diri
Sumber Foto reuters
Kiper Jordan Pickford menggagalkan tendangan penalti Carlos Bacca.

SPARTAK – Tos-tosan akhirnya meloloskan Inggris menuju ke perempat final Piala Dunia 2018. Mereka menang 4-3 atas Kolombia, Rabu (4/7/2018) dini hari WIB.

Kapten timnas Inggris Harry Kane mengatakan, kemenangan ini memberikan kepercayaan diri lebih besar kepada skuat The Three Lions. Sebab, mereka punya sejarah buruk dalam adu penalti.

Dia tanpa ragu mengakui bahwa skuat timnas Inggris selalu dihantui oleh bayang-bayang kegagalan dalam adu penalti."Ini malam yang besar bagi semua orang. Jelas, kita tahu bahwa Inggris punya riwayat adu penalti yang tak luar biasa. Hal yang bagus bisa memenangkan salah satunya," ujar penyerang timnas Inggris Harry Kane seperti dikutip situs resmi FIFA.

Inggris mengalahkan Kolombia melalui babak adu penalti dalam laga di Stadion Spartak. Usai skor imbang 1-1 hingga 120 menit, Inggris menang 4-3 di babak adu tendangan 12 pas.

Kiper timnas Inggris Jordan Pickford sukses memblok tendangan Carlos Bacca, sementara tendangan Mateus Uribe membentur mistar gawang. Alhasil, Inggris menang dengan skor 4-3.

Inggris yang merupakan juara dunia 1966, dikenal erat dengan "kutukan adu penalti" karena gagal dalam sejumlah kesempatan pada fase gugur Piala Dunia. Dalam tiga kali adu penalti dalam tiga edisi Piala Dunia, yakni Piala Dunia 1990, 1998 dan 2006, Inggris selalu gagal.

Bagi Kane, kemenangan ini memberikan kepercayaan diri yang besar kepada timnya. Namun, ia tidak mau larut dengan kemenangan dan segera berkonsentrasi untuk laga perempat final. Pada pertandingan itu, Kane diganjar sebagai pemain terbaik atau Man of the Match. Namun, striker Tottenham Hotspur ini tetap menyebut kerja tim sebagai kunci kemenangannya.

Pelatih timnas Kolombia Jose Pekermen menyebut timnya sudah memperlihatkan perlawanan yang berani dalam pertandingan yang sangat ketat itu. Pada akhirnya, kemenangan harus ditentukan dengan adu penalti."Kami adalah skuat yang berani. Kami tidak pernah melempar handuk saat berhadapan dengan musuh. Kami punya sikap dan pemikiran yang benar," dia menambahkan.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load