MU Vs Liverpool, Misi Balas Dendam

Sabtu , 10 Maret 2018 | 06:50
MU Vs Liverpool, Misi Balas Dendam
Mohamed Salah (Foto: skysport.com)
POPULER

LIVERPOOL – Balas dendam! Agaknya itulah misi yang diembang Liverpool saat menghadapi Manchester United (MU) di Old Trafford, Sabtu (10/3/2018) malam WIB.

Salah satu pemain Liverpool yang ngotot balas dendam itu adalah Mohamed Salah. Laga ini bisa menjadi kesempatan membalas kepongahan Jose Mourinho.

Salah dan Mourinho pernah bekerja sama semasa di Chelsea. Namun, manajer berjuluk The Special One ketika itu sering menepikan Salah. Salah tercatat hanya tampil 19 kali selama satu setengah musim.

Situasi itu kemudian mengantar Salah ke Serie A. Dia dipinjamkan ke Fiorentina, lalu ke AS Roma hingga dipermanenkan. Di Roma, dia kembali cemerlang dengan torehan 34 gol dari 83 penampilan.

Sebelum mendarat di Stamford Bridge tahun 2014, Salah memang sudah menunjukkan bakatnya di FC Basel. Di klub Swiss itu, Salah mengukir 20 gol dari 79 pertandingan. Performa itu yang membuat Mourinho tertarik merekrutnya ke Chelsea.

Chelsea lantas menebusnya dari Basel dengan banderol 11 juta pound sterling tahun 2014. Namun, kepindahan ke London malah membuat kariernya meredup. Boleh jadi, Chelsea atau Mourinho secara khusus kini menyesali keputusan melepas Salah waktu itu.

Kini bersama Liverpool, Salah tampil gemilang. Musim ini yang mana tahun pertamanya di klub Merseyside tersebut, pemain 25 tahun itu sudah bikin 32 gol dari 39 pertandingan. Salah sudah ditunggu partai lain melawan Mourinho, mantan manajernya di Old Trafford, Sabtu malam WIB ini.

Keduanya sudah sempat berhadapan saat Liverpool menjamu MU di Anfield pada pertemuan pertama musim ini medio Oktober lalu. Ketika itu Salah gagal mencetak gol dengan laga berakhir imbang 0-0. Meski demikian Salah menekankan hubungannya dengan Mourinho secara personal baik-baik saja.

"Kami berbicara di Chelsea saat pertama kali kembali dari masa pinjaman di Fiorentina. Kami juga berbincang usai laga melawan MU musim ini, kami memiliki hubungan yang baik," kata Salah seperti dikutip Mirror.

"Kami tidak banyak bicara, tapi tak masalah. Tiga tahun lalu (di Chelsea) saya tidak banyak bermain tetapi sejak hari pertama kembali menjejak kaki di Inggris, saya ingin menunjukan apa yang bisa saya lakukan," kata Salah.

Sebaliknya, Mourinho menilai kalau pemain Mesir tersebut mulai matang saat dipinjamkan ke Italia. Keputusannya lebih banyak menepikan Salah sewaktu di Chelsea juga tak terlepas dari upayanya membiasakan si pemain dengan kultur baru.

"Dia berkembang selama di Italia. Menjadi lebih matang dan membaik secara fisik. Pemain butuh waktu untuk adaptasi dengan tim barunya. Beberapa dari mereka memilih tetap tinggal, sebagian lagi memilih pindah ke klub lain. Ini normal di sepak bola," komentar Mou.

Sumber: detik.com

KOMENTAR

End of content

No more pages to load