Sevilla Pecat Pelatih Montella

Minggu , 29 April 2018 | 06:30
Sevilla Pecat Pelatih Montella
Sumber Foto reuters
Vincenzo Montella

SEVILLA - Sevilla memecat pelatih asal Italia Vincenzo Montella dan mempekerjakan kembali mantan manajer mereka Joaquin Caparros sampai akhir musim, kata klub Liga Spanyol itu pada Sabtu (28/4/2018).

Montella menelan kekalahan kedelapan di ajang liga dari 17 pertandingan sejak menggantikan Eduardo Berizzo pada Desember, ketika Sevilla takluk 1-2 di markas tim papan bawah Levante di liga pada Jumat.

Mantan pelatih AC Milan dan Fiorentina itu dipecat empat hari setelah presiden klub Jose Castro memecat direktur olahraga Oscar Arias, namun mengatakan dewan akan tetap memberi kepercayaan kepada Montella sampai akhir musim.

Montella menjadi pelatih pertama yang memimpin Sevilla ke perempat final Liga Champions, setelah mereka menyingkirkan Manchester United pada 16 besar namun ia tidak mampu mencatatkan kemenangan setelah kemenangan 2-1 mereka di Old Trafford.

Mereka mencapai final Piala Raja, di mana mereka dipermalukan 0-5 oleh Barcelona pada Sabtu silam di Wanda Metropolitano, dan Montella meninggalkan mereka saat menghuni peringkat ketujuh, di mana asa mereka untuk mengamankan spot Liga Europa kini terancam.

"Sevilla FC telah membebas tugaskan Vincenzo Montella setelah tim menjalani rentetan hasil buruk sejak terakhir kali menang di Old Trafford pada 13 Maret. Sejak itu, tim Nervion telah melalui sembilan pertandingan tanpa kemenangan, dengan lima kekalahan," demikian bunyi pernyataan di laman resmi Sevilla (www.sevilla.es).

Caparros memiliki rekam jejak yang panjang dalam dunia kepelatihan di Spanyol dan mengarsiteki Sevilla mulai 2000 sampai 2005, membawa mereka promosi kembali ke divisi teratas pada 2001."Sang pelatih (Caparros) akan memimpin pada sisa musim 2017/2018 dan kemudian akan tetap berhubungan dengan klub pada peran yang nantinya ditentukan saat struktur olahraga Sevilla telah diatur ulang," kata Sevilla dalam pernyataan terpisah.

"Setelah mendapat panggilan dari presiden Jose Castro, sang pelatih berpengalaman tidak ragu untuk menerima kendali skuad tim pertama ketika tim berupaya untuk lolos ke sepak bola Eropa pada empat pertandingan tersisa musim ini." (reuters)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load