Menpora Pastikan Pemerintah Tak Akan Campuri Kongres Luar Biasa PSSI

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:34 WIB
Menpora Zainudin Amali (kanan) berbincang dengan civitas akademika USM di sela kunjungannya di Semarang, Minggu (30/10/2022).(Antara/ I.C.Senjaya)
Menpora Zainudin Amali (kanan) berbincang dengan civitas akademika USM di sela kunjungannya di Semarang, Minggu (30/10/2022).(Antara/ I.C.Senjaya)


SINAR HARAPAN - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memastikan pemerintah tidak akan ikut campur dalam kongres luar biasa (KLB) yang akan digelar PSSI dalam waktu dekat.

"Sudah diputuskan, pemerintah tidak akan ikut campur," kata Menpora di sela pengarahan terhadap atlet binaan Universitas Semarang (USM) di Semarang, Minggu 30 Oktober 2022.

Menurut dia, pemerintah tidak akan mengintervensi pelaksanaan KLB sehingga pemerintah juga tidak memiliki harapan apapun dari yang dihasilkan nanti.

Baca Juga: PSSI Putuskan Percepat Pelaksanaan Kongres Luar Biasa

Ia menuturkan KLB merupakan kewenangan federasi sepak bola yang sudah diputuskan dan dipersilakan untuk dijalankan."Kita tunggu saja, apapun hasilnya," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Menpora memberikan pengarahan kepada mahasiswa yang merupakan atlet binaan USM.

Menprora mengapresiasi upaya USM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya dari sisi akademik.

Baca Juga: Sedang Trending, Ratu Tisha Destria Dinilai Tepat Gantikan Iwan Bule Sebagai Ketum PSSI

"Tidak banyak perguruan tinggi yang memberikan kesempatan kepada atletnya, kebanyakan lebih banyak pada penekanan akademik," katanya.

Sebelumnya, PSSI berencana menggelar KLB yang lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Desakan kepada PSSI untuk segera menggelar KLB awalnya datang dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Pemerintah Indonesia menyusul terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.

Baca Juga: PSSI: Akhmad Hadian Lukita Tetap Dirut LIB sampai Ada Putusan Inkrah

TGIPF, dalam dokumen yang dikeluarkan pada 14 Oktober 2022 itu, merekomendasikan jajaran Exco PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya ratusan korban, baik meninggal maupun luka-luka, akibat peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Anthony Joshua Akan Kembali Naik Ring pada 1 April

Sabtu, 4 Februari 2023 | 05:00 WIB

Bhayangkara FC Menang 3-1 Atas Persis Solo

Jumat, 3 Februari 2023 | 02:10 WIB
X