Pascatragedi Kanjuruhan, Gilang Widya Pramana Mundur dari Presiden Klub Arema FC

- Sabtu, 29 Oktober 2022 | 13:24 WIB
Gilang Widya Pramana (berbaju hitam) pada saat berpamitan kepada media usai memutuskan mundur dari jabatan Presiden Klub Arema FC, di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022).(Antara/Vicki Febrianto)
Gilang Widya Pramana (berbaju hitam) pada saat berpamitan kepada media usai memutuskan mundur dari jabatan Presiden Klub Arema FC, di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022).(Antara/Vicki Febrianto)


SINAR HARAPAN - Gilang Widya Pramana memutuskan mundur dari jabatan Presiden Klub Arema FC, pascatragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 1 Oktober yang mengakibatkan 135 orang meninggal dunia.

Gilang, dalam jumpa pers di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu 29 Oktober 2022 mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut, dikarenakan ia merasakan kesedihan cukup mendalam atas tragedi Kanjuruhan tersebut.

"Per hari ini saya mundur dari Presiden Arema FC. Saya sangat merasakan kesedihan," katanya.

Baca Juga: PSSI Putuskan Percepat Pelaksanaan Kongres Luar Biasa

Gilang menjelaskan, meskipun saat ini ia tidak lagi berada di Arema FC, namun tanggung jawab moral, termasuk tanggung jawab kepada korban tragedi Kanjuruhan akan tetap dipenuhi oleh pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur tersebut.

Menurutnya, keputusan untuk mundur dari posisi Presiden Klub Arema FC tersebut juga tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, terkait tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

"Saya izin pamit undur diri. Tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan di Polda Jatim. Untuk pemeriksaan saya di Polda, saya tetap siap dan kooperatif," kata pria yang akrab dipanggil Juragan99 itu.

Baca Juga: Satu Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Autopsi Jenazah

Ia menambahkan, selain itu, langkah pengunduran diri tersebut murni dikarenakan rasa kesedihan mendalam akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tersebut dan bukan dikarenakan ada tekanan dari pihak manapun.

"Pengunduran diri tidak ada tekanan dari pihak manapun. Meskipun per hari ini saya tidak berada lagi di Arema FC, tapi tanggung jawab moral dan tanggung jawab saya kepada korban, saya siap bertanggung jawab," ia menegaskan.

Terkait dengan kepemilikan saham di Arema FC, lanjutnya, hal tersebut merupakan bentuk kecintaan Gilang terhadap Arema FC. Ia mengatakan bahwa pada saat masuk sebagai investor, ia mendapatkan porsi saham dari Arema FC.

Baca Juga: Polisi Serahkan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kanjuruhan, Komnas HAM Masih Lakukan Penyelidikan

"Untuk ke depan seperti apa, akan dibicarakan ulang. Yang pasti saham itu adalah bentuk kecintaan saya kepada Arema FC," katanya.

Gilang menjabat sebagai Presiden Klub Arema FC sejak 7 Juni 2022. Direksi Arema FC Iwan Budianto saat itu menyatakan bahwa ditunjuknya Gilang sebagai Presiden Klub menjadi salah satu sejarah bagi tim kebanggaan warga Malang Raya tersebut.

Saat itu Gilang, bersepakat untuk membesarkan tim berjuluk Singo Edan dan memberikan prestasi terbaik di Liga 1 Indonesia. Gilang, akan menjadi Presiden Klub Arema FC selama tiga tahun ke depan.***

 

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

PSS Lanjutkan Trend Kemenangan, Tekuk Arema FC 2-0

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:07 WIB

Dua Gol Aji Kusuma Bawa Persija Kalahkan PSM 4-2

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:04 WIB
X