• Rabu, 7 Desember 2022

PSSI Bentuk Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:56 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas terkait perkembangan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/9/2022).(Antara/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas terkait perkembangan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/9/2022).(Antara/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)


SINAR HARAPAN - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) membentuk tim investigasi terkait dengan kerusuhan yang terjadi pascapertandingan Liga 1 Indonesia antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10).

Atas kerusuhan tersebut, sedikitnya ada 127 orang meninggal dunia dan masih banyak lagi yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Malang.

"Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan berangkat ke Malang," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam keterangannya di situs resmi PSSI pada Minggu 2 Oktober 2022.

Baca Juga: PWNU Jatim Serukan Shalat Ghaib Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule ini juga menyampaikan duka cita mendalam atas insiden di Stadion Kanjuruhan, yang menewaskan sedikitnya 127 orang.

Seperti diketahui, pertandingan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 untuk tim tamu berakhir ricuh seusai laga. Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.

Iwan Bule menambahkan bahwa PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

Baca Juga: DPR Sesalkan Penyelenggara Liga Indonesia Abaikan Rekomendasi Polisi

Dia juga mengumumkan bahwa Liga 1 Indonesia dihentikan selama satu pekan.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," kata Iwan menambahkan.

Hingga saat ini, Ketum PSSI terus berkoordinasi dengan pihak internal PSSI dan eksternal dalam hal ini aparat penegak hukum dan panpel Arema FC.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arema FC Menang 2-0 Atas Dewa United

Rabu, 7 Desember 2022 | 18:41 WIB

Macan Kemayoran Menang Tipis 1-0 Atas Borneo FC

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:25 WIB

Persis Solo Pesta Gol di Gawang Rans Nusantara FC

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:21 WIB
X