• Rabu, 7 Desember 2022

Kerusuhan Arema FC Lawan Persebaya Disorot Media Internasional, dari 'The Guardian' hingga 'New York Times'

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 07:46 WIB
Pesepak bola Arema FC Jayus Hariono (kiri) dan pesepak bola Persebaya Surabaya Rizki Ridho (kanan) beradu cepat untuk menjangkau bola dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.(Antara/Ari Bowo Sucipto)
Pesepak bola Arema FC Jayus Hariono (kiri) dan pesepak bola Persebaya Surabaya Rizki Ridho (kanan) beradu cepat untuk menjangkau bola dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.(Antara/Ari Bowo Sucipto)


SINAR HARAPAN - Kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam mendapat sorotan media internasional.

Dihimpun media di Jakarta, Minggu 2 Oktober 2022, salah satu media asal Inggris, The Guardian melaporkan 120 orang tewas dalam kerusuhan tersebut setelah Arema FC harus menelan dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

The Guardian juga turut mengutip perkataan kepada kantor kesehatan daerah Malang, Wiyanto Wijoyo yang mengatakan lebih dari 120 orang tewas dan masih mengumpulkan jumlah korban yang terluka dan tengah dirujuk ke rumah sakit setempat.

Baca Juga: Tragedi di Kanjuruhan Malang Lampaui Kejadian di Hillsborough, Rekor Kematian Kedua di Dunia

"Perkelahian kabarnya dimulai saat ribuan suporter Arema berhamburan ke lapangan usai timnya kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan, namun beberapa pemain Arema yang masih berada di lapangan juga ikut diserang," tulis The Guardian.

Selain The Guardian, media asal Amerika Serikat, New York Times turut mengabarkan soal kerusuhan ini dan menuliskan beberapa orang tewas setelah lusinan suporter masuk ke lapangan seusai pertandingan.

"Kekerasan sepak bola telah lama menjadi masalah bagi Indonesia. Kekerasan, seringkali persaingan mematikan antara tim-tim besar adalah hal biasa," tulis New York Times.

Baca Juga: Manajemen Arema FC Sampaikan Duka Cita dan Bentuk Crisis Center

"Beberapa tim bahkan memiliki klub penggemar dengan apa yang disebut komandan, yang memimpin pasukan pendukung untuk pertandingan di seluruh Indonesia. Suar sering dilemparkan ke lapangan dan polisi anti huru hara selalu hadir di banyak pertandingan," sambung tulisan tersebut.

Pada pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya mampu memenangkan pertandingan berkat gol yang dicetak oleh Silvio Rodrigues, Leo Lelis serta Sho Yamamoto, sedangkan Arema FC sempat membalas melalui Abel Camara (2).

Akibat kerusuhan ini, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyetop Liga 1 Indonesia 2022-2023 selama sepekan dan itu merupakan arahan dari ketua umum PSSI Mochammad Iriawan.

LIB menyatakan, kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan menyebabkan beberapa orang meninggal dunia. Namun, jumlah korban yang kehilangan nyawa masih belum dapat dipastikan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arema FC Menang 2-0 Atas Dewa United

Rabu, 7 Desember 2022 | 18:41 WIB

Macan Kemayoran Menang Tipis 1-0 Atas Borneo FC

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:25 WIB

Persis Solo Pesta Gol di Gawang Rans Nusantara FC

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:21 WIB
X