• Senin, 3 Oktober 2022

Serena Hadapi Raducanu pada Laga Pembuka Cincinnati

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:21 WIB
Luapan kegembiraan petenis asal Amerika Serikat Serena Williams.(Dok/Reuters/Sarah Meyssonnier) ( )
Luapan kegembiraan petenis asal Amerika Serikat Serena Williams.(Dok/Reuters/Sarah Meyssonnier) ( )


SINAR HARAPAN - Serena Williams akan menghadapi pertarungan putaran pertama yang menantang dengan juara bertahan US Open Emma Raducanu ketika tur perpisahan bintang tenis AS tersebut berlanjut di Cincinnati pekan depan.

Williams, juara 23 Grand Slam, mengungkapkan pekan ini bahwa "hitung mundur sudah dimulai" menuju pensiun, dengan petenis berusia 40 tahun itu diperkirakan akan mengucapkan perpisahannya setelah bermain pada turnamen besar terakhir di US Open yang akan dimulai akhir bulan ini.

Williams memenangi pertandingan tunggal pertamanya dalam lebih dari satu tahun ketika ia mengalahkan petenis Spanyol Nuria Parrizas Diaz pada babak pertama di Toronto pekan lalu.

Baca Juga: Bencic Tidak Sabar Hadapi Serena di Babak Kedua Canadian Open 2022

Itu terjadi sebelum ia mengungkapkan dalam satu artikel di Vogue dan pada Instagram bahwa ia "akan bergerak menjauh" dari tenis.

Dalam pertandingan pertamanya setelah pengumuman tersebut, Williams kalah straight set oleh petenis Swiss peraih medali emas Olimpiade Tokyo Belinda Bencic pada putaran kedua.

Williams kembali menghadapi jalan berat di Cincinnati, tempat ia pernah dua kali juara.

Baca Juga: Serena Williams Gantung Raket Usai Penampilannya di US Open

Pemenang pertandingan Williams-Raducanu akan menghadapi salah satu dari peringkat 20 dunia Victoria Azarenka atau peringkat 31 Kaia Kanepi dari Estonia.

Azarenka (33), adalah dua kali juara Grand Slam dan mantan pemain nomor satu dunia yang melewatkan turnamen Toronto karena masalah visa.

Williams, yang berusia 17 tahun ketika ia memenangi US Open 1999 sebagai gelar major pertamanya, belum pernah melawan petenis Inggris berusia 19 tahun Raducanu, yang melesat menjadi bintang dengan keberhasilannya meraih gelar US Open tahun lalu sebagai pemain kualifikasi.

Baca Juga: Serena Williams Bakal Ambil Bagian di Cincinnati Open, Pemanasan Menjelang US Open

Sejak saat itu, Raducanu kesulitan menemukan momentum, tersingkir lebih awal di Australian Open, French Open dan Wimbledon.

Berbicara mengenai Williams setelah pengumuman rencana pensiun petenis Amerika itu pekan lalu, Raducanu mengatakan, Williams telah "mengubah permainan tersebut."

"Untuk mendominasi sebanyak itu, belum pernah ada seseorang yang mendominasi seperti dia dalam permainan putri."

Baca Juga: Petenis Gaek Serena Williams Siap Tampil di Toronto pada Agustus Mendatang

Dia juga kagum pada berapa lama Williams tetap menjadi kekuatan dalam olahraga tersebut dari gelar Grand Slam pertamanya hingga yang terbaru di Australian Open 2017, yang diikuti oleh perjalanan ke final US Open dan Wimbledon pada 2018 dan 2019.

"Panjangnya karir itu adalah sesuatu yang ingin dicapai oleh banyak pemain, terutama saya," kata Raducanu.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Ganda Campuran Dejan/Gloria Juara Vietnam Open

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:12 WIB

Babak Pertama City Permalukan MU 4-0

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:07 WIB

PSSI Bentuk Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:56 WIB
X