• Rabu, 5 Oktober 2022

Jersey Alfin Lestaluhu Menjadi Motivasi Timnas U-16 Indonesia

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 04:54 WIB
Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti (kiri) dan kapten skuadnya Muhammad Iqbal Gwijangge membentangkan baju almarhum Alfin Lestaluhu usai laga pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022 kontra Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/8/2022) malam.(Antara/Michael Siahaan)
Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti (kiri) dan kapten skuadnya Muhammad Iqbal Gwijangge membentangkan baju almarhum Alfin Lestaluhu usai laga pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022 kontra Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/8/2022) malam.(Antara/Michael Siahaan)


SINAR HARAPAN - Pelatih tim nasional U-16 Bima Sakti mengatakan bahwa jersey mendiang Alfin Lestaluhu menjadi motivasi skuadnya saat berlaga dalam Piala AFF U-16 2022.

Seragam Alfin yang bernomor punggung 2 itu  kerap dibawa skuad Garuda Asia dalam pertandingan-pertandingan turnamen itu, termasuk ketika menghadapi Vietnam pada laga pamungkas Grup A semalam.

"'Jersey ini adalah simbol pemain yang memiliki semangat juang tinggi. Pemain yang bekerja keras luar biasa baik dalam latihan maupun pertandingan. Ini menjadi motivasi bagi pemain-pemain saat ini," kata Bima usai pertandingan versus Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Baca Juga: Dibantai 9-0 Tanpa Balas, Pelatih Timnas U-16 Singapura Akui Skuadnya Sulit Lawan Indonesia

Indonesia menundukkan Vietnam 2-1, meski sempat tertinggal satu gol sehingga Garuda Asia melenggang ke semifinal turnamen ini sebagai juara Grup A.

Bima pun ingin pemain-pemainnya memiliki sikap seperti Alfin yang tak pernah menyerah dan selalu berani mengambil risiko demi kepentingan tim.

Pelatih berusia 46 tahun itu mengingat saat Alfin menjadi pemain pertama yang meminta menjadi eksekutor adu penalti melawan Vietnam pada perebutan tempat ketiga Piala AFF U-15 edisi 2019 di Chonburi, Thailand.

Baca Juga: Ketua Umum PSSI: Meski Menang 2-0 atas Filipina Performa Timnas U-16 Harus Dievaluasi

"Dia bilang kepada saya, 'Coach saya mau mengambil tendangan penalti pertama'. Saya langsung berpikir anak ini luar biasa. Sayangnya, tendangan Alfin tidak gol. Dia pun mendatangi saya lagi, 'Coach, saya minta maaf'. Saya bilang, 'Tidak, kamu hebat'. Pada akhirnya kami memenangi adu penalti itu," kenang Bima.

Alfin Farhan Lestaluhu adalah bek kanan timnas U-16 Indonesia pada 2019 yang saat itu juga oleh Bima Sakti.

Pesepak bola asal Tulehu di Maluku itu turut membawa Indonesia mencapai peringkat ketiga Piala AFF U-15 2019 dan lolos Piala Asia U-17 2020 dengan menjadi peringkat kedua Grup G fase kualifikasi.

Usia Alfin tidak panjang karena meninggal dunia di Jakarta pada 31 Oktober 2019 karena sakit "enchepalitis" yang menyerang otak. Dia sempat dirawat di Ambon sebelum diterbangkan ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Liverpool Raih Kemenangan 2-0 atas Rangers

Rabu, 5 Oktober 2022 | 05:38 WIB

Para-tenis Meja Indonesia Sabet Tiga Emas di Yunani

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:56 WIB

Ganda Campuran Dejan/Gloria Juara Vietnam Open

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:12 WIB
X