• Jumat, 1 Juli 2022

Novak Djokovic Dideportasi dari Australia

- Minggu, 16 Januari 2022 | 14:56 WIB
Petenis Serbia Novak Djokovic.
Petenis Serbia Novak Djokovic.

JAKARTA - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic akan dideportasi dan dipastikan gagal tampil di ajang Grand Slam Australia Open.

Putusan terkait mendeportasi Djokovic telah diambil pada Minggu (16/1/2022) siang WIB. Ini setelah Pengadilan Federal menguatkan keputusan pemerintah Negeri Kanguru untuk membatalkan visa pemegang rekor 20 gelar grand slam itu seperti dilansir dari abc.net.

Sidang Pengadilan Federal terkait persoalan visa Djokovic berlangsung lebih cepat dari rencana semula. Hal dilakukan mengingat gelaran Australia Open akan mulai berlangsung pada Senin (17/1/2022) waktu setempat.

Keputusan Pengadilan Federal ini menjadi cerita lanjutan usai pemerintah Australia membatalkan visa petenis asal Serbia tersebut.

Kasus visa masuk Djokovic ini sudah bergulir selama satu pekan terakhir. Awalnya Djokovic mendapat pengecualian untuk masuk ke Australia dari sisi medis terkait vaksinasi Covid-19.

Sebagai gambaran, seluruh pendatang yang tiba di Australia diwajibkan telah melakukan vaksinasi. Djokovic belum melakukan vaksinasi dan sempat mendapat pengecualian dari sisi medis.

Ketika tiba di Australia, Djokovic langsung ditahan di bandara lantaran tidak dapat memenuhi syarat untuk pengecualian soal vaksinasi. Visa masuk Djokovic lalu dicabut pada Kamis (6/1/2022).

Djokovic lalu mengajukan banding dan berhasil menang dalam proses banding tersebut. Namun Pemerintah Australia langsung menyatakan masih bakal memantau situasi dan memungkinkan untuk tetap mencabut visa Djokovic.

Selain masalah vaksinasi, Djokovic juga terganjal masalah informasi palsu saat mengisi keterangan dalam formulir kedatangan.

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

Rafael Nadal Melaju Babak Ketiga Wimbledon

Jumat, 1 Juli 2022 | 07:15 WIB

West Ham Incar Pemain Villarreal Arnaut Danjuma

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:12 WIB
X