Kapal Nelayan di Pasaman Ludes Terbakar

Minggu , 08 April 2018 | 15:50
Kapal Nelayan di Pasaman Ludes Terbakar
Sumber Foto jibiphoto
Ilustrasi kapal nelayan terbakar.

SIMPANG EMPAT - Kapal nelayan KM Fortuna 06 berkapasitas 40 tonase kotor (GT) milik warga Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Yudi Pendra hangus terbakar, Minggu (8/4/2018).

Kepala Satuan (Kasat) Pol Air Polres Pasaman Barat, Ajun Komisaris Dedy Adriansyah Putra di Simpang Empat, Minggu (8/4/2018) siang mengatakan kejadian berawal pada pukul 05.15 WIB, seorang anak buah kapal (ABK), Pendi (35) melihat api menyala dari kamar mesin kapal.

Saat itu kebetulan Kepala Kamar Mesin (KKM), Mihaldi sedang melaksanakan sholat subuh di kamar kapal ruang nahkoda. Kemudian ABK, Pendi berteriak membangunkan ABK lain. Teriakan tersebut didengar oleh nahkoda lainnya, Nopi yang sedang menahkodai kapal tersebut menuju Air Bangis.

Setelah itu nahkoda dan seluruh ABK kapal berusaha memadamkan api dengan cara menyiram dengan air laut namun api tidak bisa dipadamkan."Keterangan nahkoda kepada kami, api mulai menyala dari kamar mesin dan mambakar bagian belakang kapal," ujarnya.

Api terus membakar seluruh bagian kapal lalu nahkoda dan seluruh ABK menjatuhkan jangkar kapal dan mengikatkan tutup fiber tempat penyimpanan ikan pada tali jangkar tersebut. Selanjutnya pada tutup fiber tersebutlah nahkoda dan seluruh ABK menyelamatkan diri dengan cara bergantung pada tutup fiber yang mengapung dan terikat pada tali jangkar.

"Seluruh yang berada di kapal sebanyak 15 orang selamat memegang fiber tersebut. Sedangkan kapal itu terbakar dan tenggelam," katanya.

Ia menyebutkan pada pukul 06.15 WIB kapal penangkap ikan KM. ZAM 02 dengan nahkoda Suwir menolong dan menyelamatkan seluruh awak kapal."Saat ini seluruh kapal sudah habis terbakar habis terbakar dan tenggelam didasar laut," ujarnya.

Pihaknya juga sudah mengevakuasi 15 ABK kapal kedaratan Air Bangis menggunakan kapal patroli Pol Air Polres Pasaman Barat. Tidak ada korban jiwa dan kerugian sekitar Rp600 juta. "Kita sudah memberikan pertolongan pertama kepada ABK kapal. Kami saar ini juga memeriksa saksi-saksi terkait kebakaran kapal itu," dia menambahkan.(ant)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load