Jajal MRT Jakarta, JK: Kita Telat Bangun

Rabu , 20 Februari 2019 | 16:15
Jajal MRT Jakarta, JK: Kita Telat Bangun
Sumber Foto Satwapres
Jusuf Kalla menjajal MRT Jakarta.

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK), Rabu (20/2/2019) menjajal MRT fase pertama Bundaran Hotel Indonesia - Lebak Bulus bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Lantas apa komentarnya soal MRT Jakarta?

JK menyebut pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) terlambat. Mestinya, moda transportasi itu dibangun pada dekade 1990-an."Kritiknya kita terlambat bangun. Mestinya kita bangun, awalnya 1990-an. Jadi kita apresiasi bahwa ini dibangun sekarang, tapi jangan lupa ini baru 16 kilometer," ujar JK di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Ia menargetkan pembangunan jalur MRT di Jakarta dapat mencapai minimal 200 kilometer. Perpanjangan jalur MRT ini diyakini dapat menjamin kebutuhan transportasi massal bagi masyarakat Jakarta."Pak Gubernur sedang rencanakan ini bagaimana sinkronisasinya dengan bus, MRT, light train," katanya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Terlepas dari hal tersebut, JK mengakui keberadaan MRT yang bakal beroperasi Maret mendatang telah memenuhi kenyamanan dan ketepatan waktu. Dua syarat ini dinilai JK menjadi bagian penting dari suatu sistem transportasi."Ini memenuhi. Kalau bus kan belum memenuhi, kadang-kadang berhenti, lama, atau tidak jalan. Ini akan tepat waktu," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anies mengatakan masih fokus mengembangkan upaya pengintegrasian MRT dengan bus Transjakarta. Dengan upaya tersebut, sistem transportasi di Jakarta diyakini akan tepat waktu dan lebih mudah terjangkau dari sisi harga maupun geografis.

"Di mana saja bisa, pergi ke mana saja bisa menggunakan kendaraan umum karena setiap kali dia berhenti langsung tersambungkan dengan moda yang berikutnya. Jadi kita lakukan itu," ujarnya.

Fase I Bundaran HI-Lebak Bulus ini melintasi lima stasiun pemberhentian MRT yakni Dukuh Atas, Setiabudi, Bendungan Hilir, Istora, dan berakhir di Lebak Bulus. Satu rangkaian terdiri dari enam kereta dan tiap rangkaian mampu menampung 1.950 penumpang.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load