Warteg di Tangsel Bakal Kena Pajak

Senin , 02 April 2018 | 18:45
Warteg di Tangsel Bakal Kena Pajak
Sumber Foto harnas.co
Warung Tegal di Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATAN – Warung Tegal (Warteg) di Tangerang Selatan (Tangsel) bakal kena pajak. Usulan itu disampaikan Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch. Romlie di Tangsel, Senin (2/4/2018).

Ia mengusulkan agar Warung Tegal (Warteg) juga dikenakan pajak seperti halnya dengan rumah makan lainnya."Banyak usulan yang disampaikan saat reses dan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional) untuk membangun Tangsel. Untuk itu diperlukan tambahan PAD di antaranya dari warteg dan rumah makan tradisional," katanya.

Dia mengatakan pengenaan pajak untuk warteg dan rumah makan tradisional ada kemungkinan baru diberlakukan pada periode APBD mendatang.

Menurut dia, saat ini masih dilakukan pengkajian untuk teknis pelaksanaannya apakah dimungkinkan atau tidak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Dadang Sofyan mengatakan usulan yang diberikan oleh DPRD dimungkinkan untuk dilaksanakan, namun Pemerintah Kota harus mengkaji terlebih dahulu seperti apa teknis yang harus dikerjakan.

"Misalnya kita kenakan Perda 07 tahun 2017. Tentang tempat usaha yang berpenghasilan lebih dari Rp15 juta dalam sebulan. Itu bisa juga. Tapi bisa juga dengan ketentuan lain," ujar Dadang seperti dilansir antaranews.com.

Menurut dia, perlu survei lapangan untuk Bapenda dalam menetapkan pajak untuk Warteg ini. Bagaimanapun masyarakat atau pelaku usaha yang ada, harus diedukasi terlebih dahulu."Sementara ini menjadi catatan kami dulu. Nanti bisa dilihat bagaimana perkembangannya. Kalau bagus akan dilanjutkan, kalau ada hambatan akan dilakukan penyesuaian. Bagaimanapun kami akan masukan ke dalam agenda pembahasan," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load