Dishub DKI Ungkap 248 Bus TransJakarta Alami Kecelakaan

Senin , 06 Desember 2021 | 14:00
Dishub DKI Ungkap 248 Bus TransJakarta Alami Kecelakaan
Sumber Foto Detik.com/Tiara Aliya
Rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Dinas Perhubungan Jakarta terkait kecelakaan beruntun armada TransJakarta, Senin (6/12/2021).

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 248 bus TransJakarta mengalami kecelakaan lalu lintas. Data ini dihitung dalam kurun waktu 4 bulan terakhir sejak September 2021.

Laporan ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat rapat kerja bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (6/12/2021). Rapat itu membahas mengenai insiden kecelakaan bus TransJakarta yang terjadi selama 2 hari beruntun.

"Kami laporkan pak, memang dari hasil inventarisasi kami itu telah terjadi lebih kurang 248 kejadian sejak bulan September 2021. Jadi ada terdapat 248 laka lantas selama periode September sampai dengan awal Desember ini," kata Syafrin.

Berkaca dari peristiwa ini, Dinas Perhubungan dan jajaran TransJakarta telah melakukan pembinaan kepada sopir serta pengecekan rutin terhadap armada bus.

"Tentu untuk upaya yang telah dilakukan jangka mendesak sub periode September ini, kami dengan Transjakarta telah berupaya untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh awak kendaraan sebelum mengoperasikan kendaraan," ia menjelaskan.

Sementara, Direktur Utama TransJakarta, Yani Aditya memaparkan setidaknya ada 502 kecelakaan bus TransJakarta selama Januari-Oktober 2021. Adapun, operator bus yang paling banyak menyumbangkan angka kecelakaan yaitu PPD sebanyak 34% dan Mayasari Bhakti 32%.

Jenis kecelakaannya terbagi dua, 12% kecelakaan akibat bus TransJakarta ditabrak atau diserempet kendaraan lain dan 88% karena bus TransJakarta yang menabrak bidang atau kecelakaan tunggal.

"Tentu kecelakaan ini ada jenisnya. Kecelakaan itu ada yang merupakan TransJakarta menabrak bidang tertentu atau subjek tertentu. Kedua TransJakarta ditabrak pengendara lain, ketika TJ mengalami kecelakaan tunggal, jadi meleng nabrak pembatas jalan," ujar Yani seperti dilansir Detik.com.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan bus TransJakarta terjadi dalam dua hari berturut-turut. Pertama bus TransJakarta menabrak Pos Lantas di PGC pada Kamis (2/12/2021). Akibatnya, Pos Lantas tersebut hancur. Bus juga mengalami kerusakan.

Kemudian, pada Jumat (3/12/2021), bus TransJakarta kembali mengalami kecelakaan. Bus menabrak separator pemisah busway di Jl Sudirman. Akibatnya, separator dan bus mengalami kerusakan.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load