Polisi Tutup Dua Ruas Jalan di Patung Kuda

Kamis , 25 November 2021 | 10:53
Polisi Tutup Dua Ruas Jalan di Patung Kuda
Sumber Foto CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah
Kawat berduri mulai dipasang di kawasan Patung Kuda arah menuju Mahkamah Konstitusi imbas demo buruh, Kamis (25/11/2021).

JAKARTA - Aparat kepolisian menutup sejumlah ruas jalan imbas rencana demonstrasi buruh di depan gedung Mahkamah Konstitusi dan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Pantauan CNNIndonesia.com, sekitar pukul 09.30 WIB, barikade polisi sudah berjaga di sekitar depan Gedung Sapta Pesona di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Aparat kepolisian juga sudah memasang kawat berduri untuk menghadang massa aksi. Beberapa aparat lainnya berpakaian lengkap berbaris menghadap ke arah Jalan Budi Kemuliaan.

Kapolsek Metro Gambir Ajun Komisaris Besar Kade Budiyarta mengatakan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan pada ruas Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara.

"Penutupan hari ini di sekitaran Patung Kuda, di depan Gedung Sapta pesona, kemudian dari arah Harmoni sama dari arah Gambir ke arah Istana," ia menjelaskan ketika ditemui di lokasi, Kamis (25/11/2021).

Sementara untuk penutupan dan rekayasa lalu lintas di ruas jalan lainnya, ia mengatakan bersifat situasional.

Budi menuturkan penutupan ruas jalan bakal dilakukan tergantung pada jumlah massa aksi. Pertimbangan lain berdasarkan kepadatan kendaraan di sekitar lokasi."Mungkin nanti semuanya, sifatnya situasional menunggu pergerakan di lapangan," tuturnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Sam Suharto mengatakan, sebanyak 2.645 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo buruh hari ini."Ada 2.645 personil TNI, Polri dan Pemda," katanya.

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengklaim bahwa ada puluhan ribu hingga ratusan ribu massa yang akan dikerahkan dalam demo ini."Aksi ini serempak melibatkan puluhan ribu sampai ratusan ribu orang dan merupakan eskalasi buruh yang naik, istilahnya marahnya sudah di atas ubun-ubun ini," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (24/11/2021).

Said juga menyebut bahwa aksi ini tak hanya digelar di ibukota, tetapi sejumlah daerah juga akan melancarkan aksi demonstrasi serupa. Kantor gubernur dan bupati/wali kota akan menjadi titik aksi para pendemo.

Ia menambahkan, massa akan mengawal putusan MK terkait UU Ciptaker yang telah digugat sejak tahun lalu oleh konfederasi buruh. Gugatan yang dilayangkan meliputi uji formil dan uji materiil terhadap UU tersebut.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load