Kodam Jaya Belum Mau Ganti Rugi Perusakan Rumah Tersangka Iwan

Jumat , 14 Desember 2018 | 17:55
Kodam Jaya Belum Mau Ganti Rugi Perusakan Rumah Tersangka Iwan
Sumber Foto satryo yudhantoko
Rumah tersangka Iwan Hutapea yang dirusak massa.

JAKARTA - Buntut pengeroyokan Kapten Komaruddin berujung perusakan rumah tersangka Iwan Hutapea, Selasa (11/12/2018). Massa mengobrak-abrik warung kelontong dan rumah tersangka Iwan. Diduga kuat pelaku perusakan adalah anggota TNI.

Namun, Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya belum bisa memastikan ganti rugi akibat kejadian itu sebelum mengetahui identitas pelaku.

"Nanti akan kami cek. Kalau memang itu terbukti anggota TNI yang melakukan, pasti kami tindak tegas orang itu dan menyuruh dia mempertanggungjawabkan atas perbuatannya itu," ujar Kepala Penerangan Daerah Militer Jaya Letkol (Inf) Kristomei Sianturi saat ditemui seusai jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).

Ia meminta masyarakat membantu proses penyelidikan tindakan anarkis dari puluhan massa yang belum diketahui identitasnya itu. "Sekarang bantu kami. Jika masyarakat punya bukti. Kalau itu anggota TNI, lapor ke kami. Jangan hanya nunggu kamilah. Siapa yang melakukan itu, kalau ada buktinya, lapor ke kami dong," ujarnya.

Sebelumnya, Surta Hutahaean ibu tersangka pengeroyokan Iwan Hutapea telah menaksir kerugiannya. Ia menyebut, warung dan parabotan rumahnya yang hancur dirusak oknum tidak dikenal sekitar Rp 35 juta.

"Kalau dihitung-hitung ya adalah Rp35 juta. Saya bingung mau minta ganti rugi sama siapa," katanya saat ditemui sinarharapan.co di rumahnya bilangan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/12/2018).(ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load