Siapa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi?

Selasa , 13 November 2018 | 16:55
Siapa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi?
Sumber Foto Istimewa
Keluarga korban pembunuhan di Pondok Gede, Bekasi tadi pagi.

BEKASI – Entah siapa yang tega melakukan pembunuhan secara keji satu keluarga yang terdiri dari suami-istri dan dua anaknya, Selasa (13/11/2018) pagi? Aksi kejahatan itu dilakukan di sebuah rumah Jalan Bojong Nangka, kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Korbannya suami-istri, dan Gaban Nainggolan dan Maya Amabarita. Mereka mengalami luka benda tajam di bagian leher. Sementara kedua anaknya yakni Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tewas di kamar tidur. Keduanya tewas akibat kehabisan napas.

Polisi langsung bergerak cepat dan melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP).“Luka benda tumpul dan luka benda tajam, beda-beda suami dan istrinya, pada leher. Mereka ditemukan di ruang TV, dengan kondisi TV masih menyala,” kata Kapolres Bekasi, Kombes Indarto, di lokasi kejadian, Selasa (13/11/2018).

Dia menjelaskan, kedua anak korban tewas akibat kehabisan oksigen. “Luka kehabisan oksigen karena tidak ditemukan luka terbuka. Mereka ditemukan di tempat tidur. Nanti hasil cepatnya semua jenazah dikirim ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi,” katanya seperti dikutip kumparan.com.

Pada hasil olah TKP awal, polisi belum menemukan barang berharga yang hilang. Karena polisi masih menemukan kalung dan beberapa barang berharga lainnya di dalam rumah.

Polisi juga menemukan ada sebuah gunting di lokasi kejadian. Namun mereka perlu memeriksa kembali penemuan tersebut: apakah memiliki kaitan dengan pembunuhan tersebut atau tidak.

“Tidak ada tadi sudah kita amankan berupa gunting, kita akan cek gunting itu digunakan atau memang ada di situ,” Indarto menambahkan.

Sebuah sumber menyebutkan, pembunuhan terbilang sadis itu disebut-sebut bermotifkan dendam. Apakah memang demikian? Biar polisi yang menyimpulkan berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan saksi mata.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load