Polisi Bawa Nia-Ardi Bakrie ke Sejumlah Tempat Pemeriksaan

Jumat , 09 Juli 2021 | 10:50
Polisi Bawa Nia-Ardi Bakrie ke Sejumlah Tempat Pemeriksaan
Sumber Foto Antara/dok/ist
Pasangan suami istri Ardiansyah Bakrie dan Nia Ramadhani dibawa keluar dari Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pengembangan kasus dan penggeledahan, Kamis (8/7/2021) malam.

JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membawa publik figur Nia Ramadhani beserta suami Ardiansyah Bakrie dan sang supir berinizial ZN ke sejumlah tempat pemeriksaan untuk dilakukan pendalaman kasus penyalahgunaan narkoba

Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Panji Yoga di Jakarta, Jumat (9/7/2021) pagi membenarkan bahwa mereka dibawa petugas keluar dari Kantor Polres Metro Jakarta Pusat sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (8/7/2021).

Ia mengatakan, ketiga tersangka akan dibawa ke sejumlah titik berdasarkan keterangan yang ada, guna pengembangan kasus."Sesuai perintah dari Kapolres bahwa kasus ini tidak berhenti sampai di sini. Kami sedang melakukan pengembangan ke beberapa titik sesuai keterangan ketiga tersangka untuk melakukan pendalaman dan penggeledahan" katanya.

Panji mengatakan bahwa pihaknya masih memiliki waktu 3x24 jam untuk melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, sebelum ada penilaian dari Badan Narkotika Nasional (BNN)."Masih punya 3 x 24 jam untuk melaksanakan pemeriksaan, yang berhak menentukan layak atau tidak dari tim asesmen BNN," katanya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (8/7/2021) menetapkan tiga tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan pasangan suami istri Nia Ramadhani dan Ardiansyah Bakrie.

Selain keduanya, polisi juga menetapkan sang supir berinisial ZN sebagai tersangka. Polisi mengamankan ketiga tersangka sejak Rabu (7/7/2021) dengan barang bukti satu klip sabu seberat 0,78 gram dan 1 bong alat hisap sabu.

Tersangka dikenakan pelanggaran pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan sanksi pidana maksimal empat tahun penjara.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load