PPKM Mikro di DKI Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Selasa , 20 April 2021 | 09:06
PPKM Mikro di DKI Diperpanjang hingga 3 Mei 2021
Sumber Foto dok/ist
Balai Kota Jakarta

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Perpanjangan PPKM Mikro ini berlaku hingga 3 Mei 2021 mendatang. Perpanjangan PPKM Mikro ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 478 Tahun 2021 serta Instruksi Gubernur Nomor 22 Tahun 2021.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19 dalam 2 pekan terakhir. Pada 5 April terdapat 6.075 kasus aktif namun pada 18 April meningkat menjadi 6.924 kasus.

"Ini mulai meningkat lagi. Saya ingatkan warga DKI bahwa 3M termasuk menghindari kerumunan dan menghindari mobilisasi sangat penting. Karena, pengalaman kita tahun lalu dan akhir minggu ini, menunjukkan aktivitas penduduk sudah meningkat dan angka sudah bergerak naik," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Kendati demikian, Widyastuti memastikan kasus Covid-19 di Ibu Kota masih terkendali. Hal ini terlihat dari ketersediaan tempat tidur isolasi serta ICU yang masih memadai. Per tanggal 5 April, jumlah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.513 unit dengan keterisian 3.311 atau 44 persen. Sedangkan, pada tanggal 18 April, jumlah tempat tidur 7.087 dengan terisi 2.691 atau terisi 38 persen.

"Untuk ketersediaan ICU turun meskipun sedikit, per tanggal 5 April, jumlah ICU kita 1.136 dan terisi 548 yakni 48 persen. Sedangkan, tanggal 18 April, kapasitas ICU kita 1.056, terisi 500 pasien atau 47 persen yang artinya ada penurunan sebesar 1 persen terhadap kapasitas ICU," jelasnya.

Selain itu, Widyastuti juga melaporkan progres vaksinasi Covid-19 di Jakarta. Saat ini, jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 kelompok prioritas sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.641.932 orang (54,7 persen) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 849.048 orang (28,3 persen).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Dia tetap menyarankan warga melaksanakan ibadah bulan ramadhan rumah masing-masing."Kemenangan melawan pandemi ini sudah di depan mata. Namun, saya ingatkan, kita belum menang sekarang, jadi mari ambil tanggung jawab untuk bersama mewujudkan kemenangan tersebut dengan disiplin 3M," kata Anies.

"Terlebih pada Ramadhan ini, Pemprov DKI memang telah mengizinkan kegiatan peribadatan di rumah ibadah dengan kapasitas 50 persen. Sehingga, jika melihat rumah ibadah tersebut sudah terisi 50 persen maka sebaiknya beribadah di rumah untuk mencegah risiko keterpaparan," imbuh Anies.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load