Nur Mahmudi Mangkir dari Pemeriksaan

Kamis , 06 September 2018 | 11:45
Nur Mahmudi Mangkir dari Pemeriksaan
Sumber Foto detik.com
Iim Abdul Halim

DEPOK - Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Kamis (6/9/2018) pagi mangkir dari pemeriksaan polisi terkait kasus dugaan korupsi. Nur Mahmudi sedianya diperiksa sebagai tersangka.

Pengacara Nur Mahmudi Ismail yakni Iim Abdul Halim menyampaikan hal itu di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Kota Depok pada pukul 10.30 WIB.

Pengacara menyampaikan alasan tidak hadirnya Nur Mahmudi. Politisi PKS itu dikabarkan sedang sakit, sehingga tidak bisa memenuhi pemeriksaan polisi."Oh Pak Nur hari ini menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan, (karena) sakit," ujar Iim.

Setelah penetapan tersangka atas dirinya, Nur Mahmudi juga dikabarkan jatuh sakit hingga harus menjalani perawatan. Nur Mahmudi bahkan dikabarkan sempat hilang ingatan akibat terjatuh saat bertanding volley pada saat 17 Agustus.

Sebelumnya, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Sekda Depok Hary Prihanto yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Seharusnya, Hary menjalani pemeriksaan pada Rabu (5/9/2018). Namun Hary tidak datang memenuhi panggilan penyidik. Melalui pengacarnya, Hary meminta pemeriksaan ditunda hingga tanggal 12 September dengan alasan sedang ada kegiatan di Cirebon, Jawa Barat.

Nur Mahmudi dan Hary ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pelebaran Jalan Nangka, Tapos Depok. Akibat korupsi itu, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 10,7 miliar.

 

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load