Bau Bangkai Tikus di Sekitar PPLI Bogor Diduga Kebocoran Limbah

Sabtu , 20 Maret 2021 | 07:39
Bau Bangkai Tikus di Sekitar PPLI Bogor Diduga Kebocoran Limbah
Sumber Foto dok/ist
Warga di Desa Nambo, Kecamaan Klapanunggal, Kabupaten Bogor protes di depan PPLI. Protes bau menyengat dari diduga limbah.

BOGOR - Dinas Lingkungan Hidup (DHL) Kabupaten Bogor pagi ini direncanakan akan meninjau permukiman warga di Desa Nambo terkait aroma bau tidak sedap yang disebut-sebut berasal dari sebuah tempat pengelolaan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI).

Camat Klapanunggal Ahmad Kosasih menyatakan hal itus semalam. Ia mengatakan, saat ini Kecamatan sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor."Semalam warga sudah pulang dari lokasi. DLH akan ke sini," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor resah dengan aroma bau tidak sedap bak bangkai tikus. Warga menyebut bau itu berasal dari sebuah tempat pengelolaan PT PPLI.

Mereka kemudian langsung mendatangi PPLI didampingi Camat Klapanunggal Ahmad Kosasih, kepala desa dan juga sejumlah aparat terkait.

Ahmad mengatakan bau yang yang dihasilkan dari pabrik pengelolaan limbah itu diduga berasal dari kebocoran limbah.

Saat ditanya detail soal apa yang bocor, Ahmad tidak mengetahuinya. Karena menurut dia, hal itu didapatkan dari petugas perusahaan di lapangan."(Bau bersumber) kebocoran tadi menurut pihak perusahaan sudah ditemukan," katanya.

Ia mengatakan, saat ini manajemen perusahaan belum bisa ditemui karena tidak ada di lokasi. Warga yang melakukan aksi sudah membubarkan diri."Pihak manajemen belum ada, yang ada dilokasi pihak CSR. Jadi secara teknis mereka tidak paham, besok pagi akan didatangi lagi," ia menambahkan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan dari PPLI terkait hal tersebut.(*)



Sumber Berita: Kumparan.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load