Lebih dari 30 Ribu Warga Langgar Protokol Kesehatan di DKI

Minggu , 20 September 2020 | 15:25
Lebih dari 30 Ribu Warga Langgar Protokol Kesehatan di DKI
Sumber Foto dok/ist
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

JAKARTA - Hingga hari kelima Operasi Yustisi di Jakarta tercatat sebanyak 30.000 lebih warga melanggar protokol kesehatan serta ratusan rumah makan dan dua perkantoran ditutup karena melanggar protokol kesehatan. Operasi Yustisi mulai digelar Senin (14/9/2020).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyatakan hal itu di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9/2020)."Selama lima hari akumulasi Operasi Yustisi teguran sudah sekitar 12.466 orang teguran dan lisan. Kemudian sanksi (kerja) sosial 17.385 orang, kemudian denda administrasi 852 orang. Total adalah 30.384 orang," ia mengungkapkan.

Dia mengatakan, dari Operasi Yustisi selama lima hari itu didapat denda lebih dari Rp 200 juta."Nilai denda sampai saat ini Rp 238 juta," ucapnya.

Kapolda menjelaskan, pihaknya juga melakukan penutupan terhadap 119 rumah makan karena masih melayani makan di tempat atau dine in."Rumah makan, ada 119 rumah makan yang selama ini melakukan pelanggaran, yang harusnya take away tapi mereka masih menerima masyarakat untuk makan di tempat," katanya.

Ia menambahkan, dua perkantoran yang ditutup.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load