Operasi Yustisi Tindak 22.801 Pelanggar PSBB Jakarta

Jumat , 18 September 2020 | 15:55
Operasi Yustisi Tindak 22.801 Pelanggar PSBB Jakarta
Sumber Foto Antara/Galih Pradipta
Petugas mengimbau pedagang untuk tidak melayani makan di tempat saat Operasi Yustisi Protokol Covid-19 di kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (18/9/2020).

JAKARTA - Operasi Yustisi Protokol Kesehatan yang digencarkan aparat Polda Metro Jaya selama empat hari telah menindak sebanyak 22.801 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta.

"Laporan hasil akumulatif Operasi Yustisi Polda Metro Jaya dan jajaran tanggal 14 sampai 17 September 2020, total sanksi ada sebanyak 22.801 orang," kata Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Ia menjelaskan jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori yakni pelanggar yang hanya dikenakan teguran, pelanggar yang diberikan sanksi sosial dan kategori berikutnya pelanggar yang hanya membayar sanksi administrasi."Sanksi teguran sebanyak 8.056, sanksi sosial sebanyak 13.562 orang dan saksi administrasi sebanyak 1.288 orang," ia mengungkapkan seperti dilansir Antara.

Sanksi sosial yang diberikan petugas adalah membersihkan tempat umum, sedangkan sanksi administrasi adalah membayar sejumlah denda tanpa harus membersihkan tempat umum.

Operasi Yustisi PSBB digelar oleh TNI-Polri bersama Pemprov DKI Jakarta dengan mengikutsertakan petugas kejaksaan dan pengadilan. Sasaran Operasi Yustisi ini adalah mengawasi dan menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut kebijakan PSBB transisi dan kembali memberlakukan PSBB.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load