Empat Hari PSBB Ketat, DKI Tutup 23 Perusahaan

Jumat , 18 September 2020 | 11:22
Empat Hari PSBB Ketat, DKI Tutup 23 Perusahaan
Sumber Foto dok/ist
Kepala Disnakertrans Jakarta Andri Yansyah.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara 23 perusahaan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat. Dari jumlah tersebut, ada perusahaan yang ditutup karena karyawannya terpapar Covid-19 dan melanggar protokol kesehatan.

"Monitoring dan pemeriksaan kepatuhan PSBB, 237 perusahaan yang disidak, 23 penutupan sementara," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

Ia menjelaskan, dari 23 perusahaan yang ditutup itu, 14 di antaranya karena ada karyawan yang terpapar virus Corona. Sebanyal 14 perusahaan itu enam berada di Jakarta Barat, satu Jakarta Timur, tiga di Jakarta Selatan, tiga di Jakarta Utara dan satu di Jakarta Pusat."Perusahaan yang ditutup karena Covid-19 (ada) enam perusahaan," ujarnya.

Sementara, sembilan perusahaan lainnya ditutup karena melanggar protokol kesehatan. Ada empat perusahaan yang melanggar di Jakarta Pusat, tiga perusahaan di Jakarta Barat dan dua perusahaan di Jakarta Selatan."Perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (ada) sembilan perusahaan," ucap Andri seperti dilansir detik.com.

Data tersebut merupakan akumulasi selama empat hari sejak hari pertama PSBB ketat yakni, Senin (14/9/2020) sampai Kamis (17/9/2020) kemarin.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load