Hari Pertama PSBB Jakarta, 221 Pelanggar Ditindak

Selasa , 15 September 2020 | 18:20
Hari Pertama PSBB Jakarta, 221 Pelanggar Ditindak
Sumber Foto dok/ist
Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

JAKARTA - Personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta menindak 221 pelanggar protokol kesehatan di hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Senin (14/9/2020).

"Kemarin ada 221 penindakan yang kita lakukan, yang kita kedepankan adalah teman-teman Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan, Polisi-TNI semua di belakang karena (penindakan) mengacu pada peraturan Gubernur Nomor 79," kata Juru Bicara Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/9/2020).

Ia menjelaskan protokol kesehatan yang paling banyak dilanggar oleh masyarakat adalah tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan."Kemarin 221, 212 itu tidak pakai masker, 9 itu kendaraan umum yang melebihi 50 persen sesuai ketentuan Pergub Nomor 88," katanya.

Sedangkan sanksi yang dikenakan kepada pelanggarnya bervariasi, mulai dari sanksi sosial hingga sanksi administratif berupa denda serta denda progresif untuk pelanggar yang berulang kali melanggar."Ada yang sanksi sosial, ada yang sanksi denda, sudah diatur denda progresif," kata Yusri.

Ia mengatakan penindakan dilakukan oleh Satpol PP. TNI-Polri hanya mendampingi dan baru akan bertindak apabila ada tindakan melawan petugas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mencabut PSBB Transisi dan memberlakukan kembali PSBB. Alasan Anies mengambil keputusan tersebut karena tiga indikator. Yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus Covid-19 dan tingkat kasus positif di Jakarta.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load