26 Perkantoran di Jakarta Ditutup Karena Corona

Rabu , 05 Agustus 2020 | 11:46
26 Perkantoran di Jakarta Ditutup Karena Corona
Sumber Foto dok/ist
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah.

JAKARTA - Sedikitnya 26 perkantoran di Jakarta ditutup karena ada karyawan perusahaan-perusahaan tersebut yang terkena virus Corona. Selain itu, ada tiga perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19

Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Andri Yansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

"Perusahaan yang tutup karena Covid-19, (ada) 26 perusahaan. Perusahaan ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19, (ada) tiga perusahaan," katanya.

Andri menyebutkan, 26 perusahaan yang ditutup itu merupakan data terbaru. Data tersebut dicatat sejak pekan lalu hingga 4 Agustus 2020.

Ke-26 perkantoran yang ditutup karena ada karyawannya terkena virus Corona itu 7 berada di Jakarta Pusat, 6 di Jakarta Timur, 6 di Jakarta Selatan, 5 di Jakarta Utara, dan 2 di Jakarta Barat. Sementara itu, perusahaan yang ditutup karena melanggar protokol kesehatan 1 berada di Jakarta Pusat, 1 di Jakarta Barat, dan 1 di Jakarta Timur.

Menurutnya, apabila ada karyawan di suatu perusahaan yang terkena Corona maka akan diminta melakukan isolasi. Sementara itu, perusahaannya akan ditutup selama tiga hari dan akan disemprot disinfektan.

Andri mengimbau kepada manajemen perusahaan untuk melaporkan apabila ada karyawannya yang terinfeksi virus Corona. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona yang semakin masif.

Pemprov DKI Jakarta menemukan 90 klaster dengan total kasus 459 orang dinyatakan positif virus Corona di Jakarta.(*)

 



Sumber Berita: Pelbagai Sumber
KOMENTAR

End of content

No more pages to load