Menteri Minta Buaya di Priok Jangan Ditembak  

Minggu , 17 Juni 2018 | 13:35
Menteri Minta Buaya di Priok Jangan Ditembak   
Sumber Foto Dok/Ist
Penampakan buaya di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok.

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengemukakan agar masyarakat tidak menembak buaya yang berkeliaran di Dermaga Pulau Dayung, Tanjungpriok, Jakarta Utara, tetapi menyarankan sebaiknya reptil tersebut dijaring saja.

Demikian siaran pers Siti Nurbaya yang diterima di Jakarta, Minggu (17/6/2018), terkait adanya buaya berukuran 2,5 meter yang muncul di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan hingga saat ini diduga masih berkeliaran di sekitar.

Dia meminta hewan tersebut tidak ditembak. Namun perlu disiapkan langkah evakuasi segera agar tidak mengancam keselamatan masyarakat sekitar.“Kami sudah meminta ke pihak Lantamal untuk tidak menembak dengan senjata api satwa tersebut. Buaya itu sekarang berada di air asin yang bukan habitatnya, lama-lama bisa mati," katanya.

Hewan melata itu berada di perairan umum, sehingga perlu dievakuasi untuk alasan keselamatan masyarakat.

Langkah-langkah evakuasi kata dia dikoordinasikan dengan Lantamal (Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut) dan Manajemen Taman Impian Jaya Ancol. Selain itu, sedang dilakukan identifikasi kejadian tersebut oleh lembaga konservasi."Hari ini tim lapangan KSDAE masih 'standby' di lapangan dengan pihak manajemen Ancol dan Lantamal. Jaring-jaring pengaman ke batas Ancol juga sudah terpasang," ujarnya.

Hingga kini belum diketahui fenomena yang menyebabkan buaya tersebut berkeliaran di sekitar pantai atau laut. Untuk itu ia telah meminta Dirjen KSDAE dan direktur terkait untuk terus mencari informasi apakah buaya tersebut dilepas, terlepas atau ada hal lainnya."Pada dasarnya buaya merupakan satwa air tawar. Diperkirakan buaya tersebut lepas dari penangkaran atau lepas waktu banjir. Ini akan kita selidiki," tuturnya.

Dia sudah meminta jajaran terkait untuk mengecek semua lembaga konservasi atau penangkaran di sekitar Pluit. "Kecil sekali kemungkinan buaya tersebut berada di lokasi tersebut karena faktor alam," dia menambahkan.

Buaya itu ditembak saat menampakan diri di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (15/6/2018). Tembakan itu mengenai dua titik di bagian tubuhnya, namun buaya itu menghilang kembali.(pr/nm)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load