Gudang Pabrik Obat Nyamuk di Mojokerto Terbakar

Rabu , 22 Juli 2020 | 22:20
Gudang Pabrik Obat Nyamuk di Mojokerto Terbakar
Sumber Foto Detik.com
Petugas memadamkan kobaran api yang membakar gudang pabrik obat nyamuk di Mojokerto.

MOJOKERTO - Dua gudang pabrik bahan obat nyamuk terbakar. Lima mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Dua gudang tersebut milik PT Intan Anugerah Nusantara di KM 36 Jalan Raya Mojosari-Trawas, Kabupaten Mojokerto. Tepatnya di Dusun Wonokerto, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging.

Di dalam gudang tersebut, api membakar tumpukan batok kelapa dan kemiri yang akan diolah menjadi bahan baku obat nyamuk bakar. Besarnya api ditambah banyaknya batok kelapa kering yang terbakar, membuat proses pemadaman berjalan lama.

Sampai pukul 21.00 WIB malam ini kobaran api belum bisa dijinakkan. Terdapat lima mobil pemadam kebakaran yang hilir mudik di lokasi kebakaran.

Saksi mata Ahmad Suhaji (38) mengaku melihat api dan kepulan asap dari gudang PT Intan Anugerah Nusantara sejak pukul 17.00 WIB. Dia lantas menginformasikan kebakaran ini ke para relawan. Selanjutnya, para relawan menghubungi petugas PMK.

"Awalnya saya melihat asap dan api di gudang sebelah utara. Yang terbakar dua gudang tempat pengolahan batok kelapa," kata Suhaji kepada wartawan di lokasi kebakaran, Rabu (22/7/2020).

Ia menjelaskan, saat kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas pekerja di dalam gudang PT Intan Anugerah Nusantara. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini."Saat kejadian tidak ada aktivitas pekerja," ujarnya.

Kapolsek Pungging Ajun Komisaris Suwiji menjelaskan, sampai saat ini api yang membakar dua gudang PT Intan Anugerah Nusantara belum bisa dipadamkan. Petugas kesulitan memadamkan api karena material yang terbakar mengandung minyak."Bahan bakunya ada kandungan minyak, seperti batok kelapa dan kemiri," ia menjelaskan seperti dilaporkan detik.com.

Dia memastikan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa ini. Karena para pekerja masuk dua shift. Yakni pagi hingga sore dan pukul 22.00-07.00 WIB. Sehingga tidak ada karyawan saat kebakaran terjadi."Tidak ada korban. Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki," ia menambahkan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load