237 Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta Positif Covid-19

Jumat , 17 Juli 2020 | 13:45
237 Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta Positif Covid-19
Sumber Foto dok/ist
Pasar tradisional di Jakarta.

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sosialisasi protokol kesehatan terkait pencegahan penyebaran virus Corona Covid-19 di Pasar Tebet, Jakarta Selatan.

Pria yang karib disapa Ariza itu berpesan, para pedagang harus lebih hati-hati lantaran pasar telah menjadi klaster baru penyebaran virus Corona Covid-19.

Dia menyampaikan, data dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), ada ratusan pedagang di pasar tradisional Jakarta yang dinyatakan positif virus Corona Covid-19."Pasar tradisional memag menjadi salah satu klaster yang harus jadi perhatian bersama. Hingga hari Senin, 13 Juli, data IKAPPI 237 pedagang di 43 pasar positif," kata Ariza di Pasar Tebet, Jumat (17/7/2020).

Ariza menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak ingin pusat ekonomi warga menjadi tempat penularan virus. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya menutup sementara pasar apabila ada temuan kasus positif Corona Covid-19.

"Aktivitas pasar sebagian harus ditutup sementara dan harus dilakukan penyemprotan disinfektan sterilisasi. Ketentuan kami, apabila ada yang terpapar maka pasarnya ditutup bisa 1 blok atau 1 lantai atau 1 pasar dalam 3 hari dibersihkan disinfektan," ia menjelaskan seperti dilansir liputan6.com.

Sementara bagi pedagang yang telah melakukan tes dan terbuti positif Corona Covid-19 maka akan dirawat dan diisolasi hingga sembuh."Yang terpapar di-testing, setelah testing diisolasi sampai sembuh," ucap Ariza.

Ariza mengakui, wabah Corona Covid-19 saat ini telah mengguncang ekonomi dan mengakibatkan krisis."Penyebaran wabah Covid-19 saat ini membuat Jakarta mengalami masalah kesehatan yang berdampak pada krisis ekonomi, serta berakibat luas pada sektor industri kecil," ia menambahkan.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load