Reklamasi Ancol, Relawan Kecewa Anies Langgar Janji Kampanye

Rabu , 01 Juli 2020 | 10:30
Reklamasi Ancol, Relawan Kecewa Anies Langgar Janji Kampanye
Sumber Foto dok/Cnnindonesia.com
Saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan sempat menentang reklamasi di pantai utara Jakarta karena merugikan nelayan dan lingkungan.

JAKARTA - Relawan Jaringan Warga (Jawara) Anies-Sandi yang dulu mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu kecewa dengan pemberian izin reklamasi Ancol. Anies dinilai telah melanggar janji kampanye.

Diketahui, pada Pilkada DKI Jakarta lalu Anies-Sandi berjanji menghentikan dan menolak reklamasi di pantai utara Jakarta. Dahulu, mereka menilai reklamasi berdampak buruk pada nelayan dan lingkungan.

"Semoga Pak Anies Baswedan dapat segera membatalkan rencana reklamasi di Ancol dengan membatalkan Kepgub 237 Tahun 2020 agar tidak mengecewakan masyarakat Jakarta khususnya warga di pesisir utara Jakarta," kata Koordinator Jawara Anies-Sandi, Sanny A. Irsan di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Sanny yakin masyarakat akan menilai reklamasi di kawasan Ancol memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Hak-hak nelayan dan warga pesisir juga jadi terabaikan.

Sanny menduga keputusan gubernur itu berkaitan dengan dua pulau reklamasi di teluk Jakarta, yakni Pulau K (32 Ha) dan Pulau J (320 Ha). Apa pun itu, Sanny berharap Anies lekas membatalkan izin reklamasi di kawasan Ancol.

Sebelumya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan izin pengembangan kawasan rekreasi untuk PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk dengan total luas 155 hektare.

Izin reklamasi ancol terbit dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektare dan Perluasan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 hektare tertanggal 24 Februari 2020.

VP Corporate Secretary PJA, Agung Praptono menjelaskan bahwa perluasan kawasan rekreasi itu untuk menjadikan Ancol bukan hanya kebanggan DKI Jakarta, tetapi juga ikon Indonesia.

Agung mengatakan semua proses dan tahapan sedang dilaksanakan sebagai bagian dari rencana Ancol untuk menjadi kawasan rekreasi terpadu terbesar di Asia Tenggara.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mau menjelaskan apa pertimbangannya kini membolehkan reklamasi di pantai utara Jakarta. Padahal, saat kampanye dulu, dia menolak keras reklamasi yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.(*)



Sumber Berita: Antara/Cnnindonesia.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load