Anies: Keputusan Menkes Soal PSBB di DKI Bukan Hal Baru

Selasa , 07 April 2020 | 21:46
Anies: Keputusan Menkes Soal PSBB di DKI Bukan Hal Baru
Sumber Foto dok/ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku Keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta bukanlah hal yang baru. Menurut Anies, Jakarta telah menerapkan kegiatan itu selama tiga minggu.

"Secara prinsip, selama ini DKI Jakarta sudah laksanakan pemabatasan itu. Mulai dari seruan bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar, dan mengalihkan menjadi belajar di rumah. Hentikan peribadatan di rumah ibadah menjadi ibadah di rumah. Pebatasan transporatasi sudah kita lakukan tiga minggu ini," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota Jakarta malam ini.

Menurut Anies, PSBB yang akan efektif dilaksanakan bukanlah hal yang baru. Perbedaan cuma sebatas diadanya ketegasan aturan.

"Bagi masyarkat Jakarta yang akan kita lakukan mulai tanggal 10 utamanya pada penegakan, karena akan disusun peraturan yang peraturan ini punya kekuatan menikat kepada warga untuk mengikuti," ucap Anies seperti dilansir detik.com.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, telah menyetujui usulan Gubernur DKI Jakarta untuk menerapkan PSBB. Setelah itu, Pemprov DKI Jakarta bisa melakukan tindakan-tindakan pembatasan yang dirasa perlu untuk pencegahan virus Corona (Covid-19).

"Iya ditandatangani (Menkes) malam tadi (6/4/2020)," kata Kepala Bidang Media dan Opini Publik, Kementerian Kesehatan Busroni, saat dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Surat secara resmi akan dikirim hari ini. Setelah menerima surat, DKI bisa mengatur beberapa tindakan untuk pencegahan Corona."Yang sudah bisa (dilakukan DKI), sebagaimana PSBB. Makna dari PSBB itu bisa dilaksanakan oleh DKI, oleh gubernur, dan jajaran di bawahnya," kata Busroni.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load