Status Darurat Corona di Jakarta Diperpanjang Hingga 19 April

Sabtu , 28 Maret 2020 | 17:40
Status Darurat Corona di Jakarta Diperpanjang Hingga 19 April
Sumber Foto dok/ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang status tanggap darurat hingga 19 April 2020 di tengah wabah virus corona (Covid-19) yang tingkat penyebarannya semakin bertambah.

Dengan demikian maka pembatasan aktivitas warga di luar rumah juga berlanjut. Perpanjangan status ini diikuti dengan penutupan sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta dan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Anies menyatakan hal itu saat konferensi pers yang disiarkan melalui media sosial, Sabtu (28/3/2020)."Status tanggap darurat di Jakarta diperpanjang mulai 5 April sampai 19 April," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan tidak bepergian kecuali ada kegiatan yang mendesak, seperti mencari kebutuhan pokok, mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan telah menetapkan status tanggap darurat virus corona selama 14 hari sejak Jumat (20/3/2020). Status tanggap darurat berarti seluruh komponen pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama TNI dan Polri akan bekerja bersinergi atau bekerja sama lebih erat.

Hingga Sabtu (28/3/2020) ini terdapat 1.155 kasus positif corona di Indonesia. Lebih separuhnya atau sekitar 627 kasus berada di Jakarta.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load