• Selasa, 27 September 2022

Pemprov DKI Targetkan Penurunan 41 Persen Polutan PM2,5 pada 2030

- Senin, 19 September 2022 | 11:12 WIB
Suasana Jakarta yang berkabut dengan gedung-gedung dan permukiman diamati dari lantai 23 gedung Blok G di Balai Kota Jakarta, Senin (19/9/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Suasana Jakarta yang berkabut dengan gedung-gedung dan permukiman diamati dari lantai 23 gedung Blok G di Balai Kota Jakarta, Senin (19/9/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

SINAR HARAPAN - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.

"PM2,5 ini menimbulkan dampak kesehatan yang parah baik untuk jangka pendek dan jangka panjang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto dalam paparan publik strategi pengendalian pencemaran udara di Balai Kota Jakarta, Senin 19 September 2022.

Berdasarkan pemaparan DLH DKI, hasil pengukuran dari lima Stasiun Pengukuran Kualitas Udara (SPKU) menunjukkan polutan PM2,5 dan PM10 sudah jauh di atas baku tahunan nasional.

Baca Juga: Pemprov DKI Gunakan 200 Kendaraan Listrik pada 2023 Demi Kualitas Udara

Indeks kualitas udara Jakarta dari tahun ke tahun berada pada tingkat rendah dibandingkan daerah lain dengan nilai 53,50 hingga 78,78.

Adapun tiga strategi itu, yakni peningkatan tata kelola pengendalian pencemaran udara, mengurangi pencemaran udara dari sumber bergerak dan pengurangan emisi dari sumber tidak bergerak.

Untuk strategi pertama terkait peningkatan tata kelola pengendalian pencemaran udara, lanjut dia, rencana aksi di antaranya meningkatkan inventarisasi emisi berkelanjutan, meningkatkan pemantauan dan evaluasi hingga pengawasan dan penegakan hukum terhadap pencemaran udara.

Baca Juga: Lembaga Data Kualitas Udara IQ Air Tempatkan Jakarta sebagai Kota Paling Berpolusi di Indonesia

Strategi kedua, yakni mengurangi pencemaran udara dari sumber bergerak di antaranya melalui peremajaan angkutan umum, pengembangan transportasi ramah lingkungan untuk transportasi publik dan pemerintah.

Untuk transportasi ramah lingkungan, Pemprov DKI melalui BUMD TransJakarta kini mengoperasikan 30 unit bus listrik dan target 100 unit akhir 2022.

Kemudian, penerapan uji emisi kendaraan bermotor dan pengembangan kawasan rendah emisi, meningkatkan infrastruktur untuk mendukung kesadaran menggunakan transportasi umum hingga manajemen rekayasa lalu lintas.

Strategi ketiga, yakni pengurangan emisi dari sumber tidak bergerak di antaranya dengan memperbanyak ruang terbuka hijau, memperbanyak instalasi panel surya atap, mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri.

Rencananya, tiga strategi dan 75 rencana aksi itu akan dituangkan dalam peraturan gubernur terkait strategi pengendalian pencemaran udara yang saat ini sedang tahap finalisasi.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

BMKG Prakirakan Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

Senin, 26 September 2022 | 05:26 WIB

BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Pagi hingga Siang Nanti

Minggu, 25 September 2022 | 05:26 WIB

Pemprov DKI Adakan Uji Emisi Kendaraan Bermotor Gratis

Jumat, 23 September 2022 | 14:31 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Seluruh Jakarta Cerah Pagi Ini

Selasa, 20 September 2022 | 05:32 WIB
X