• Jumat, 30 September 2022

Polisi Periksa Enam Saksi Terkait Tewasnya Santri di Tangerang

- Senin, 8 Agustus 2022 | 13:33 WIB
Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Nur Rokhman.(Antara/Azmi)
Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Nur Rokhman.(Antara/Azmi)


SINAR HARAPAN - Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cisoka, Polresta Tangerang, Banten, tengah memeriksa enam orang saksi terkait meninggalnya santri di Pondok Pesantren Dasar El Qolam di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu 7 Agustus 2022.

"Kami sudah menghimpun satu saksi, dan kita sudah mendapat saksi lagi enam orang," kata Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Nur Rokhman di Tangerang, Senin 8 Agustus 2022.

Ia mengatakan, kejadian meninggalnya santri berinisial BD (15) asal Tanjung Burung, Kosambi tersebut terjadi pada Minggu 7 Agustus 2022 sekitar pukul 13.30 WIB yang dilaporkan oleh temannya ke pengasuh ponpes ketika korban tidak sadarkan diri di dalam kamarnya.

Baca Juga: Satu Santri Ponpes Dasar El Qolam di Tangerang Tewas Diduga Akibat Dianiaya

"Kemudian saksi mengecek ke kamar santri dan setelah di cek benar BD sudah tidak sadarkan diri, dan dibawa langsung oleh pengasuhnya ke klinik Gita Farma," tuturnya.

Menurut dia, dari hasil keterangan saksi yang ada bahwa korban BD tidak sadarkan diri itu setelah berkelahi dengan satu orang rekannya.

"Ini bermula dari pelaku mendatangi kamar nomor enam, kamar korban, tujuannya mau menanyakan Dimas (teman). Setelah itu pelaku mendorong pintu kamar mandi, ternyata pintu mengenai korban, lalu korban marah. Setelah keluar dari kamar mandi, mereka langsung berkelahi," ia menjelaskan.

Ia menyebutkan setelah keduanya berkelahi rekan-rekan yang menyaksikan kejadian pun langsung mencoba untuk melerainya. Namun, lanjutnya kemarahan korban terhadap pelaku masih berlanjut dengan terus berbicara sehingga pelaku terpancing emosi.

"Dan akhirnya pelaku pun balik lagi ke dalam kamar untuk memukul korban. Saat itu korban sedang memakai pakaian, korban dipukul dan ditendang," ujarnya.

Dari tindakan kekerasan yang diberikan pelaku tersebut membuat korban langsung terjatuh dan ditinggal ke luar kamar.

"Korban setelah kejadian langsung diam, karena merasa sakit kepala dan dia tidur," katanya.

Ia mengungkapkan atas adanya peristiwa tersebut polisi langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi dan melakukan otopsi terhadap korban guna mengetahui penyebab kematiannya.

"Dari pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi di Polres dan pihak keluarga korban juga bersedia melakukan otopsi," ia menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Dua Kebakaran Terjadi di Jakarta Jumat Dini Hari

Jumat, 30 September 2022 | 06:04 WIB

BMKG Prakirakan Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan

Senin, 26 September 2022 | 05:26 WIB

BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Pagi hingga Siang Nanti

Minggu, 25 September 2022 | 05:26 WIB
X