• Sabtu, 3 Desember 2022

Pemprov DKI Jakarta Minta Fasilitas Publik Wajibkan Booster sebagai Syarat Masuk

- Senin, 18 Juli 2022 | 12:39 WIB
Warga memindai aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki salah satu fasilitas publik di Jakarta, Minggu (17/7/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Warga memindai aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki salah satu fasilitas publik di Jakarta, Minggu (17/7/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)


SINAR HARAPAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta penyelenggara fasilitas publik di Ibu Kota mewajibkan vaksin booster (penguat) bagi pengunjung sebagai syarat masuk.

"Semua tempat di Jakarta, kami minta untuk melaksanakan (pengunjung wajib booster)," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin 18 Juli 2022.

Adapun kewajiban itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat.

Baca Juga: Ingat, Mulai Minggu Pagi Ini Berlaku Lagi Syarat Vaksin Booster Bagi Pelaku Perjalanan

Dalam edaran itu, fasilitas publik/fasilitas umum antara lain perkantoran, pabrik, taman umum, tempat wisata, lokasi seni, budaya, restoran/rumah makan, kafe, pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan, dan area publik lainnya.

Untuk memasuki fasilitas publik, proses pemeriksaan melalui pemindaian aplikasi PeduliLindungi seperti yang selama ini sudah dilakukan.

Kementerian Kesehatan pada Minggu 17 Juli 2022 memperbaharui keterangan status warna pada aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Pesan Airlangga Hartarto: Masyarakat Wajib Vaksinasi Penguat atau Booster Jika Hadiri Kegiatan Keramaian

Untuk warna hijau, warga dapat bepergian ke tempat umum karena termasuk kriteria yakni untuk warga berusia 18 tahun ke atas itu menandakan sudah vaksinasi dosis lanjutan (booster), bukan pasien Covid-19 atau kontak erat.

Kemudian, hasil tes antigen 1x24 jam atau tes usap PCR 3x24 jam negatif dan sudah vaksinasi lengkap dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari.

Untuk status hijau bagi warga berusia Usia 6-17 tahun menandakan sudah vaksinasi lengkap sesuai jenis vaksin yang diterima.

Baca Juga: Kebijakan Wajib Booster Mulai Diterapkan di Bandara Ngurah Rai Bali

Sedangkan untuk warna kuning, dapat bepergian ke tempat umum namun mengikuti regulasi pemerintah daerah dan area publik masing-masing.

Status kuning menandakan warga termasuk ke dalam kriteria sudah vaksinasi lengkap bagi usia 18 tahun ke atas.

Untuk status kuning bagi warga usia 6-17 tahun, menandakan sudah vaksinasi satu kali sesuai jenis vaksin yang diterima.

Sementara itu, status warna merah bagi warga berusia 18 tahun ke atas, menandakan tidak dapat bepergian ke tempat umum karena belum divaksin atau baru vaksinasi satu kali sesuai jenis vaksin yang diterima.

Untuk status merah bagi warga usia 6-17 tahun, menandakan belum pernah vaksinasi.

Sedangkan status warna hitam, warga tidak dapat bepergian ke tempat umum karena alasan positif Covid-19 kurang dari 10 hari, riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

BMKG Prakirakan Jakarta Cerah Berawan Pagi Ini

Sabtu, 26 November 2022 | 05:03 WIB
X