• Jumat, 12 Agustus 2022

Baru Kemarin Level Dua, DKI Jakarta Sekarang Kembali PPKM Level Satu

- Rabu, 6 Juli 2022 | 11:44 WIB
Suasana aktivitas pengunjung di salah satu mal di Jakarta, Selatan, Rabu (25/5/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Suasana aktivitas pengunjung di salah satu mal di Jakarta, Selatan, Rabu (25/5/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)


SINAR HARAPAN - Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dan sekitarnya kembali masuk level satu mulai Rabu 6 Juli 2022 ini setelah sehari sebelumnya, Selasa 5 Juli 2022 masuk level dua.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 tahun 2022 yang diterbitkan pada Selasa 5 Juli 2022 dan salinannya diterima Antara di Jakarta, Rabu ini.

Sebelumnya, PPKM level dua Jakarta dan sekitarnya diatur dalam Inmendagri Nomor 33 tahun 2022 yang diterbitkan pada Senin (4/7) yang kini sudah tidak berlaku.

Baca Juga: Catat! Kapasitas Mal di Jakarta Menjadi 75 Persen Akibat PPKM Naik ke Level Dua

Dengan perubahan status PPKM di Jakarta dan sekitarnya itu maka sejumlah aktivitas masyarakat kembali kapasitasnya maksimal 100 persen setelah pada PPKM level dua kapasitas maksimal 75 persen.

Kapasitas mal/pusat perbelanjaan kini kembali beroperasi dengan kapasitas 100 persen.

Untuk perusahaan di sektor non esensial kini kembali menerapkan 100 persen bekerja dari kantor (WFO).

Baca Juga: Level PPKM Sejumlah Daerah Kembali Naik Karena Varian BA.4-BA.5, Jabodetabek Naik Level 2

Restoran atau rumah makan juga bisa menerapkan hingga 100 persen kapasitas pengunjung, begitu juga kapasitas di warung makan/pedagang kaki lima.

Restoran/kafe yang beroperasi malam hari mulai pukul 18.00 hingga 02.00 WIB juga diizinkan membuka kapasitas 100 persen.

Tak hanya itu, kapasitas bioskop, tempat ibadah, fasilitas umum seperti taman dan tempat wisata umum, kegiatan seni budaya dan pusat kebugaran sebesar 100 persen.

Baca Juga: Pemerintah Putuskan PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 Agustus 2022

Sedangkan angkutan umum masih diperkenankan mengangkut penumpang hingga 100 persen.

Dalam Inmendagri itu dijelaskan penyesuaian level tersebut berpedoman pada indikator transmisi komunitas pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat.

Selain itu, juga pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X