• Senin, 8 Agustus 2022

Warga Pasar Gembrong Tak Menyangka Rumahnya Direvitalisasi

- Jumat, 1 Juli 2022 | 10:35 WIB
Warga Pasar Gembrong memeluk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jatinegara, Jumat (1/7/2022).(Antara/Yogi Rachman)
Warga Pasar Gembrong memeluk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jatinegara, Jumat (1/7/2022).(Antara/Yogi Rachman)


SINAR HARAPAN - Warga korban kebakaran Pasar Gembrong di RW 01 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur tidak menyangka permukiman mereka dapat direvitalisasi.

Ketua RW 01 Cipinang Besar Utara, Maju Saiman di Jakarta, Jumat 1 Juli 2022 menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memperhatikan nasib korban kebakaran Pasar Gembrong.

"Yang kami rasakan, kami benar-benar diperhatikan oleh pemerintah. Ini keadaan yang benar-benar keadaan yang tidak terbayangkan," katanya.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmikan Pembangunan Kampung Gembira Gembrong

Saiman menambahkan, pihaknya juga akan mengajak warga untuk bergotong royong membantu pembangunan kembali permukiman Pasar Gembrong.

Dia mengatakan bahwa warga tidak dipungut biaya sama sekali terkait proses pembangunan kembali permukiman yang menelan dana Rp7,6 miliar tersebut.

Tak hanya itu, Saiman mengatakan bahwa warga juga puas dengan konsep yang diusung dalam pembangunan kembali permukiman warga korban kebakaran Pasar Gembrong."Sementara mereka tinggal di Rusunawa Cibesut," ujarnya.

Baca Juga: Revitalisasi Permukiman Warga Pasar Gembrong Ditargetkan Tiga Bulan

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Gembira Gembrong di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan ada sebanyak 136 unit rumah warga korban kebakaran Pasar Gembrong yang direvitalisasi dan ditargetkan rampung pada September 2022.

"Alhamdulillah pagi ini kita melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Kampung Gembrong ini dan rencananya dinamai Kampung Gembira Gembrong," katanya.

Anies menambahkan, pembangunan permukiman warga Pasar Gembrong tersebut menelan biaya hingga Rp7,6 miliar dari Baznas Bazis Jakarta.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X