• Senin, 15 Agustus 2022

Pemprov DKI Jakarta Minta Holywings Lakukan Perbaikan

- Selasa, 28 Juni 2022 | 13:05 WIB
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin diwawancarai awak media di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/2/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin diwawancarai awak media di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/2/2022).(Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)


SINAR HARAPAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta meminta manajemen Holywings untuk melakukan perbaikan selama penutupan usaha.

"Kami berharap para pelaku usaha khususnya Holywings yang hari ini ditutup mempunyai itikad baik, punya niat yang sama untuk memperbaiki," kata Kepala Satpol PP DKI Arifin di Jakarta, Selasa 28 Juni 2022.

Menurut dia, penutupan usaha tersebut diharapkan memberikan efek jera terhadap pelaku usaha untuk mematuhi aturan perundang-undangan.

Baca Juga: Satpol PP DKI Segel Holywings Tanjung Duren Jakarta Barat

Ia tidak memberikan detail sampai kapan waktu penutupan usaha tersebut dan hanya menegaskan selama penutupan tidak boleh beroperasi.

Arifin menjelaskan penutupan usaha itu setelah petugas gabungan menemukan aktivitas beberapa gerai Holywings tidak didukung kelengkapan dokumen perizinan.

Kemudian, penyalahgunaan perizinan atau tidak sesuai dengan kegiatan operasional yang dijalankan selama ini.

Baca Juga: Satpol PP DKI Persilakan Holywings Lengkapi Izin

Satpol PP DKI pada Selasa 28 Juni 2022 ini serentak menutup usaha seluruh gerai Holywings di Ibu Kota yang mencapai 12 titik dengan rincian sebanyak lima gerai di Jakarta Selatan, Jakarta Utara (4), Jakarta Barat (2) dan Jakarta Pusat (1).

"Hari ini seluruh tempat kegiatan usaha itu kami lakukan penutupan dan tidak boleh beroperasi," kata Arifin.

Penutupan usaha Holywings itu terjadi di tengah kontroversi promosi bisnis yang menyinggung agama tertentu.

Baca Juga: 12 Outlet Holywings di Jakarta Dicabut Ijinnya

Sebelumnya, beredar di media sosial promosi dari tempat usaha itu apabila ada pengunjung bernama "Muhammad" dan "Maria" mendapatkan minuman beralkohol setiap Kamis dengan menyertakan kartu identitas.

Hasilnya, promosi tersebut kemudian menjadi viral di media sosial dan mengundang kontroversi.

Holywings melalui akun instagram @holywingsindonesia kemudian meminta maaf terkait unggahan promosi tersebut.

Baca Juga: GP Ansor Desak Anies Tutup Holywings Buntut Promosi Singgung SARA

Namun, penutupan usaha seluruh gerai di Jakarta itu tidak terkait dengan promosi yang mengundang kegaduhan di masyarakat tersebut.

Arifin menjelaskan penutupan tempat usaha tersebut mengacu surat dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta yang mencabut Nomor Induk Berusaha (NIB) seluruh gerai Holywings.

Pencabutan NIB itu berdasarkan rekomendasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pada 24 Juni 2022 setelah ada pengawasan tim terpadu gabungan terhadap gerai usaha tersebut.

Baca Juga: Hotman Paris Temui Ketua MUI Sampaikan Maaf soal Kasus Holywings

Halaman:

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X