• Senin, 4 Juli 2022

Budayawan Apresiasi Perubahan Nama 22 Ruas Jalan di Jakarta, Tapi Belum Cukup

- Rabu, 22 Juni 2022 | 19:32 WIB
Ridwan Saidi (Pikiran Rakyat)
Ridwan Saidi (Pikiran Rakyat)

SINAR HARAPAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menetapkan perubahan nama 22 ruas jalan di wilayah Ibu Kota menjadi nama para tokoh Betawi.

Hal tersebut disampaikan dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantor unit Pengelola Perkampungan Budaya Kampung Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 20 Juni 2022 lalu.

Perubahan tersebut sudah mulai berlaku sejak tanggal peresmiannya, dimana Pemprov DKI juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Budayawan Betawi Ridwan Saidi mengatakan, dirinya mengapresiasi kebijakan Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, perubahan nama jalan ini masih merupakan bagian tahap pertama, sehingga akan ada lagi nama-nama tokoh Betawi lainnya sebagai nama jalan.

"Masih ada babak berikutnya. Masih banyak nama-nama tokoh Betawi yang memiliki klasifikasi internasional, bukan saja hanya di Indonesia," ujar Ridwan Saidi saat dihubungi sinarharapan.co, Rabu, 22 Juni 2022.

Selain itu, Ridwan juga menambahkan bahwa dari beberapa nama yang telah diresmikan kemarin, terdapat 2 nama yang telah tercatat secara internasional. Salah satunya ialah Mualim Teko.

"Mualim Teko yang ditempatkan di PIK, beliau adalah ulama besar, wafat 1983. Itu ada dokumennya di Ensiklopedia Persia dan British Library, kitabnya juga ada, ditulis. Ada fakta yang kuat bahwa dia adalah ulama yang paling tua yang ada di Indonesia," sambungnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa nama-nama tersebut dapat dipertanggung jawabkan secara nilai historisnya. Sehingga, dia sebagai budayawan betawi tak luput berterima kasih kepada Anies Baswedan, karena telah mewujudkan pembangunan peradaban melalui perubahan nama jalan tersebut.

Adapun daftar 22 nama jalan di DKI Jakarta yang diganti dengan nama tokoh Betawi tersebut, antara lain:
1. Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya)
2. Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya)
3. Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus)
4. Jalan H. Bokir Bin Dji'un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede)
5. Jalan Raden Ismail (sebelumnya Jalan Buntu)
6. Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat)
7. Jalan H. Roim Sa'ih (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat)
8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi (sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur)
9. Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya)
10. Jalan KH. Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara)
11. Jalan Hj. Tutty Alawiyah (sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya)
12. Jalan A. Hamid Arief (sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5).
13. Jalan H. Imam Sapi'ie (sebelumnya Jalan Senen Raya)
14. Jalan Abdullah Ali (sebelumnya Jalan SMP 76).
15. Jalan M. Mashabi (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara).
16. Jalan H. M. Shaleh Ishak (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan).
17. Jalan Tino Sidin (sebelumnya Jalan Cikini VII).
18. Jalan Mualim Teko (sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke).
19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi (sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat).
20. Jalan Guru Ma'mun (sebelumnya Jalan Rawa Buaya).
21. Jalan Kyai Mursalin (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang).
22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang). (Pramesti Regita)

Halaman:

Editor: Joko M

Sumber: Wawancara

Tags

Terkini

BMKG: Cuaca Jakarta Pagi dan Malam Cerah

Jumat, 1 Juli 2022 | 05:39 WIB

Seluruh Wilayah Jakarta Pagi Ini Cerah

Kamis, 30 Juni 2022 | 05:43 WIB
X