• Rabu, 29 Juni 2022

Fadil Imran Tidak Berminat Isi Kursi Pj Gubernur DKI Jakarta

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:46 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. ( dok/ist)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. ( dok/ist)


SINAR HARAPAN - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan dirinya tidak berminat mengisi kursi penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Anies Baswedan saat masa jabatannya berakhir pada 16 Oktober 2022.

"Saya tidak berminat. Catat itu!" kata Fadil di Jakarta, Selasa 24 Mei 2022.

Fadil mengatakan diri ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Metro Jaya dan menyebut masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan di instansi yang dipimpinnya.

Baca Juga: Tito Karnavian Beberkan Kisi-kisi Bakal Calon Pj Gubernur Jakarta

"Masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan untuk menjaga Jakarta. Saya masih ingin membantu Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi, Polri yang lebih baik" ujarnya.

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada 16 Oktober mendatang.

Pemerintah, melalui Kemendagri, akan menunjuk penjabat gubernur untuk mengisi kekosongan jabatan sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2024.

Baca Juga: Ngabalin: Istana Belum Terima Usulan Penjabat Gubernur DKI Jakarta

Terkait hal itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan Istana Kepresidenan belum menerima usulan terkait tiga nama calon penjabat (Pj) gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Gubernur Anies Baswedan.

Ngabalin mengakui pihaknya sudah mendengar ada tiga nama yang bergulir dan diusulkan oleh DPRD DKI Jakarta, yakni Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali, serta Deputi IV KSP Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro.

"Kalau itu wacana sedang berkembang di DPRD monggo saja, tapi dari Istana dan Bapak Presiden (Joko Widodo) belum ada 'update' informasi terbaru tentang ini," kata Ngabalin saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 23 Mei 2022.

Menurut dia, kriteria kandidat penjabat gubernur DKI Jakarta yang mumpuni diserahkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sebelumnya, Tito mengungkapkan kriteria penjabat gubernur DKI Jakarta yang harus dipenuhi untuk menggantikan tugas Anies Baswedan memimpin Ibu Kota.

Kriteria kandidat tersebut yakni merupakan seorang pejabat pimpinan tinggi madya atau setara pejabat eselon satu.

Kemendagri juga akan membuat profil terhadap kandidat penjabat gubernur DKI Jakarta guna mengetahui potensi kasus yang dihadapi.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Pemkot Surabaya Juga Tutup Kegiatan Holywings

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:17 WIB

Satpol PP DKI Persilakan Holywings Lengkapi Izin

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:24 WIB

Cuaca Seluruh Jakarta Cerah Berawan Pagi Ini

Senin, 27 Juni 2022 | 05:31 WIB
X