• Senin, 8 Agustus 2022

Empat Orang Pengeroyok Ade Armando Sudah Diketahui Identitasnya

- Senin, 11 April 2022 | 23:53 WIB
Demo mahasiswa di depan DPR
Demo mahasiswa di depan DPR

SINARHARAPAN--Polisi menyelidiki empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando saat demo mahasiswa di Gedung DPR/MPR RI, Senin.

"Sedang diselidiki pelakunya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Senin malam.

Ade dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa hingga tersungkur ke aspal bahkan celana panjang yang dikenakannya hilang.

Ade lantas dievakuasi oleh polisi ke tempat yang lebih aman dan selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebutkan empat oknum penyusup aksi unjuk rasa yang menganiaya Ade Armando melalui aplikasi pesan singkat "whatsapp".

Empat orang yang diidentifikasi polisi adalah AP asal Cijulang Kecamatan Cisarua Bogor, TSB asal Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu Lampung, DUH asal Kampung Tanah Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, dan AL warga Panaruban Kecamatan Buleud Sukabumi Jawa Barat.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan soal beredarnya foto empat orang yang diduga sebagai pelaku pemukulan terhadap Ade Armando.

"Iya, itu yang sudah kita identifikasi sebagai pelaku pemukulan," kata Zulpan saat dikonfirmasi, Senin.

Zulpan juga mengatakan pihak kepolisian akan segera mencari keempat terduga pelaku sesuai dengan perintah Kapolda Metro Jaya. "Iya kan tadi pak Kapolda juga sudah menyampaikan," katanya.

Polisi terluka

Dikabarkan bahwa enam personel Polda Metro Jaya terluka saat mengevakuasi pegiat media sosial Ade Armando dari amuk massa.

"Saat anggota kami melakukan evakuasi, massa non mahasiswa bertambah beringas menyerang anggota sehingga enam anggota kami yang melakukan evakuasi terluka," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin.

Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKP Rudi Wira menjalani perawatan intensif di IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, karena menjadi korban pengeroyokan pengunjuk rasa di depan Gedung DPR.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan kondisi AKP Rudi Wira masih stabil meski mengalami luka serius pada sekujur tubuh.

"Hasil pemeriksaan ada memar dan luka pada bagian kepala belakang, kemudian memar pada bagian dada diduga akibat pukulan dari benda tumpul mungkin batu sehingga menimbulkan memar pada paru-paru," kata Sambodo Purnomo Yogo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin malam.

Sambodo mengatakan AKP Rudi Wira juga mengalami luka pada pinggang bagian belakang akibat pengeroyokan tersebut. Tak hanya itu, sepeda motor yang digunakan korban juga rusak parah.

"Kemudian akibat kejadian tersebut kendaraan sepeda motor dinas yg digunakan AKP Rudi Wira rusak dan saat ini AKP Rudi Wira masih di rawat di IGD RS Polri," ujar Sambodo.



Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X