Disebut Namanya oleh Pelaku Penembakan, Pewdiepie Dibela Penggemar

Sabtu , 16 Maret 2019 | 23:20
Disebut Namanya oleh Pelaku Penembakan, Pewdiepie Dibela Penggemar
Sumber Foto: Quilette.
Nama Pewdiepie sempat disebut Brenton Tarrant sebelum lakukan penembakan.

JAKARTA - Youtuber terkenal dunia, Felix Kjellberg atau dikenal dengan Pewdiepie menjadi bahan perbincangan di dunia maya setelah namanya disebut oleh pelaku penembakan yang menewaskan 49 warga sipil di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019.

Pelaku yang bernama Brenton Tarrant mengajak para follower atau pengikutnya untuk men-subscribe Pewdiepie, tepat sebelum ia melakukan penembakan brutal yang terekam dalam video berdurasi 17 menit yang ia siarkan secara online di Youtube.

Dalam video, si pelaku yang berada di dalam mobil dengan posisi mobil dalam parkiran. Ia mengatakan “Ingat teman-teman, silakan subscribe Pewdiepie.” Penyebutan nama Pewdiepie ini terjadi tepat sebelum pelaku keluar dari mobilnya dan berjalan ke masjid.

Pewdiepie sendiri merupakan youtuber game terkenal asal Swedia dengan subscriber lebih dari 89 juta orang. Hingga saat ini, Pewdiepie adalah Youtuber nomor satu di dunia dengan subscriber terbanyak di platform video daring tersebut. Pewdiepie sudah menanggapi hal ini. Melalui akun Twitternya, ia mencuit:

“Baru saja mendengar berita dari laporan yang menghancurkan (hati) dari Selandia Baru, Christchurch. Saya merasa benar-benar muak ketika nama saya keluar dari mulut orang ini. Hati dan pikiran saya bersama para korban, keluarga, dan semua orang yang terdampak tragedi ini.”

Screen Shot 2019-03-16 at 23.19.01

Cuitan ini sudah di-retweet lebih dari 150.000 kali dan disukai lebih dari 690.000 kali. Selain mengungkapkan kemarahannya, di linimasa Youtube-nya Pewdiepie juga mengatakan tidak akan mengunggah video pada hari ini, 16 Maret 2019. Padahal, selama ini Pewdiepie dikenal sebagai youtuber yang rutin mengunggah satu video per hari untuk menghibur penggemarnya.

Penggemar-penggemar Pewdiepie ramai mengomentari hal ini dan mengatakan agar tidak mengaitkan aksi keji Brenton Tarrant dengan Pewdiepie. Selain mengatakan tujuan Brenton menyebut Pewdiepie hanya supaya apa yang ia lakukan viral, penggemar Pewdiepie mengatakan Brenton berusaha mempermainkan media agar menyalahkan orang yang tidak terkait dengan masalah ini sama sekali.

Screen Shot 2019-03-16 at 23.17.13

Otoritas Selandia Baru mengatakan pelaku adalah Brenton Tarrant, warna negara Australia berusia 28 tahun. Sebelum melakukan tindakan brutalnya, Tarrant menerbitkan manifesto setebal 74 halaman yang mengatakan bahwa ia adalah anti-imigran. Ia juga mengungkapkan motifnya melakukan penembakan untuk membebaskan tanah milik kaumnya dari para penjajah. (RMA/SH)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load