"Suara April": Ajak Anda Gunakan Hak Suara Secara Cerdas

Sabtu , 16 Maret 2019 | 20:49
Sumber Foto: KPU.
Lewat

JAKARTA - Untuk melakukan sosialisasi mengenai betapa esensialnya menggunakan hak suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengambil jalan kreatif. Dikemas dalam genre drama dengan bintang utama anak muda, Suara April yang diproduseri Darius Sinathrya mengangkat cerita seorang pendidik dan relawan demokrasi yang mencoba mempengaruhi orang-orang di sekitar mereka untuk menggunakan hak suaranya untuk mengubah nasib.

Kisah bermula dengan settingdi suatu kampung bernama Rampang. Desa ini memiliki ketertarikan yang sangat besar pada orkes melayu atau dangdut. Semua acara yang mengundang orkes Melayu pasti ramai dikunjungi warga. Ini berkebalikan dengan saat Pemilu. Tercatat, sudah 15 tahun Pemilu baik Pilpres maupun Pileg tidak dilaksanakan di desa ini.

Konflik terjadi saat relawan untuk demokrasi yang dikirim oleh KPU, Chandra yang diperankan oleh Bio One datang dan mencoba melakukan penyuluhan dan mengeluarkan Rampang dari kealpaan aktivitas politik. Untuk mulai melakukan aktivitas penyuluhan, kepala desa mensyaratkan Chandra harus mendapatkan izin dari Djohari, pentolan kampung yang juga merupakan pemimpin orkes dangdut.

Dibantu oleh Nurlaila seorang guru yang diperankan oleh Amanda Manoppo, anak dari Djohari, Chandra melakukan segala cara mendorong warga menyadari pentingnya menggunakan suara mereka. Suara yang diharapkan bisa membantu desa mereka yang memiliki berbagai keterbatasan dan bergerak ke arah yang lebih baik. Berhasilkah upaya Chandra dan Nurlaila? Untuk menjawabnya, Anda perlu menonton Suara April secara langsung.

Akting Amanda Manoppo dan Bio One dalam film ini membawa nuansa baru tersendiri. Djohari yang diperankan oleh alm. Torro Margens serta Rosalina yang diperankan Dewi Gita membuat film ini terasa apik, ringan, dengan konflik yang terpilin secara simpel. Suara April memang bukan film biasa. KPU sengaja membuat film ini sebagai busur panah yang menyasar suara-suara anak muda dan kaum milenial. 

Diperankan tokoh-tokoh muda, Suara April terasa enteng saja membicarakan masalah-masalah pelik yang selalu ada dalam pemilihan umum. Masalah-masalah ini misalnya politik uang, rivalitas tidak sehat, dan ajakan untuk golput--yang ingin disuarakan KPU--akan menyisakan persoalan lain.

Suara April adalah suara ringan yang mengajak Anda untuk menggunakan hak suara secara cerdas. Suara yang perlu didengar, digaungkan, dan diperdengarkan seriuh dan sejauh mungkin. (RMA/SH)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load