Begini Cara Simpanan Lemak Melawan Infeksi

Kamis , 09 Desember 2021 | 08:57
Begini Cara Simpanan Lemak Melawan Infeksi
Sumber Foto: Yale News.
Ilustrasi.
POPULER

JAKARTA - Penelitian terbaru dari University of East Anglia (UEA) dan Quadram Institute mengungkapkan bagaimana simpanan lemak tubuh digunakan sel-sel kekebalan tubuh kita untuk melawan infeksi. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Communications, dapat membantu mengembangkan pendekatan baru dalam mengobati orang dengan infeksi bakteri.

Tim peneliti mengatakan penelitian mereka suatu hari nanti dapat membantu mengobati infeksi pada orang tua dan rentan. Tim mempelajari Salmonella - infeksi bakteri yang menyebabkan diare, muntah, sakit perut, demam dan sepsis.

Tim UEA berkolaborasi dengan Quadram Institute dan rekan-rekannya di Earlham Institute, untuk melacak pergerakan dan konsumsi asam lemak dalam sel induk hidup. Mereka melanjutkan untuk menganalisis respon imun terhadap infeksi bakteri Salmonella, dengan menganalisis kerusakan hati.

Mereka menemukan bagaimana sel induk darah merespons infeksi, dengan memperoleh asam lemak berenergi tinggi dari simpanan lemak tubuh, seperti dikutip dari University of East Anglia, Kamis (9/12/2021). Tim menemukan bahwa di sumsum tulang tempat sel induk darah berada, sinyal infeksi mendorong adiposit untuk melepaskan simpanan lemaknya sebagai asam lemak ke dalam darah.

Dan mereka mengidentifikasi bahwa asam lemak berenergi tinggi ini kemudian diambil oleh sel punca darah, secara efektif memberi makan sel punca dan memungkinkan mereka membuat jutaan sel darah putih yang melawan Salmonella.

Para peneliti juga mengidentifikasi mekanisme transfer asam lemak dan mendiskusikan dampak potensial dari pengetahuan baru ini pada pengobatan infeksi di masa depan. Dr Stuart Rushworth, dari Norwich Medical School UEA, mengatakan, “Hasil kami memberikan wawasan tentang bagaimana darah dan sistem kekebalan dapat merespons infeksi."

“Melawan infeksi membutuhkan banyak energi dan simpanan lemak adalah simpanan energi yang sangat besar, yang menyediakan bahan bakar bagi sel induk darah untuk memperkuat respons imun."

Dr Naiara Beraza, dari institut Quadram, mengatakan, “Hasil kami memungkinkan kami memahami bagaimana sistem kekebalan tubuh kita menggunakan lemak untuk memicu respons terhadap infeksi. Mendefinisikan mekanisme ini akan memungkinkan kami mengembangkan terapi baru untuk mengobati infeksi di hati.” (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load