Apa Saja Efek Samping Vaksin Pfizer?

Minggu , 24 Oktober 2021 | 17:26
Apa Saja Efek Samping Vaksin Pfizer?
Sumber Foto: Tribunnews.
Ilustrasi.

JAKARTA - Vaksin Pfizer termasuk salah satu vaksin COVID-19 yang paling banyak dicari, antara lain karena efek sampingnya dinilai ringan. Jenis vaksin berbasis mRNA dari Amerika Serikat ini mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Rabu (14/7/2021).

Vaksin Pfizer diketahui memiliki persentase efikasi yang tinggi, untuk usia 16 tahun ke atas sebesar 95,5 persen dan remaja 12-15 tahun bisa mencapai 100 persen.

Walaupun secara umum keamaan Vaksin Pfizer dapat ditoleransi pada semua kelompok usia, tetap didapati beberapa laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Sebenarnya, apa saja efek samping vaksin Pfizer yang diketahui sejauh ini? Berikut rangkumannya:

1. Menurut Komnas KIPI
Berbicara dalam webinar Tim Mitigasi IDI, Minggu (17/10/2021), Sekretaris Komnas KIPI Julitasari mengungkap efek samping vaksin Pfizer bervariasi berdasarkan usia. Berikut temuannya:

Efek Lokal
Usia 12-15 Tahun
Sakit di tempat suntikan: 5 persen
Bengkak: 4,9 persen
Kemerahan: 78,9 persen
Usia 18-55 tahun
Sakit di tempat suntikan: 77,8 persen
Bengkak: 6,3 persen
Kemerahan: 5,9 persen
Usia di atas 55 tahun
Sakit di tempat suntikan: 66,1 persen
Bengkak: 7,5 persen
Kemerahan: 7,2 persen

Efek Sistemik

Usia 12-15 tahun
Fatigue/lelah: 66,2 persen
Sakit kepala: 64,5 persen
Nyeri otot: 32,4 persen
Menggigil: 41,5 persen
Diare: 5,9 persen
Nyeri sendi: 15,8 persen
Demam: 19,6 persen
Muntah: 2,6 persen

Usia 18-55 tahun    
Fatigue/lelah: 59,4 persen
Sakit kepala: 51,7 persen
Nyeri otot: 37,3 persen
Menggigil: 35,1 persen
Diare: 10,4 persen
Nyeri sendi: 21,9 persen
Demam: 15,8 persen
Muntah: 1,9 persen 

Usia di atas 55 tahun
Fatigue/lelah: 50,5 persen
Sakit kepala: 29 persen
Nyeri otot: 28,7 persen
Menggigil: 22,7 persen
Diare: 8,3 persen
Nyeri sendi: 18,9 persen
Demam: 10,9 persen
Muntah: 0,7 persen

2. Menurut ITAGI
Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sebagai lembaga independent yang terdiri dari para ahli, menyampaikan beberapa efek samping Vaksin Pfizer yang dapat terjadi:

  • Reaksi lokal (di tempat suntikan)
  • Sakit atau nyeri
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Reaksi sistemik
  • Kelelahan/fatigue
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Menggigil
  • Diare
  • Nyeri sendi
  • Demam
  • Muntah

3. Menurut BPOM
Dalam konferensi pers penerbitan emergency use of authorization (EUA) untuk vaksin Pfizer pada 15 Juli 2021, Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyebut keamanan vaksin Prizer umumnya dapat ditoleransi pada semua kelompok usia. Beberapa kemungkinan efek samping yang terungkap dalam uji klinis:

  • Nyeri pada tempat suntikan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Menggigil
  • Nyeri sendi
  • Demam. (E-4)


Sumber Berita: Detik.com.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load