Layar Ponsel Retak yang Bisa "Sembuh" Sendiri

Rabu , 20 Oktober 2021 | 09:23
Layar Ponsel Retak yang Bisa
Sumber Foto: Concordia University.
Ilustrasi.

JAKARTA - Tentu mengesalkan sekali bila suatu ketika ponsel Anda jatuh dan layarnya retak. Tidak hanya membuat frustasi, tapi memperbaikinya juga mahal.

Dan kekesalan Anda itu tengah dicari jalan keluarnya melalui penelitian yang tengah dilakukan dua peneliti Concordia dari Oh Research Group di Fakultas Seni dan Sains agar ponsel Anda "menyembuhkan diri sendiri". Penelitian mereka ini juga dapat memiliki implikasi yang lebih luas.

"Salah satu kesulitan utama dalam jenis proyek ini adalah menjaga keseimbangan antara sifat mekanis dan penyembuhan diri sendiri," jelas kandidat Ph.D. Twinkal Patel, penulis pertama pada makalah "Self-Healable Reprocessable Triboelectric Nanogenerators Fabricated with Vitrimeric Poly(hindered Urea) Networks," yang diterbitkan di ACS Nano.

Patel mengatakan penelitian ini berbeda dari penelitian serupa karena berfokus pada suhu. "Target kami adalah tidak membahayakan ketahanan jaringan sambil menambahkan kemampuan dinamis dalam penyembuhan sendiri pada kerusakan dan goresan. Kami berfokus mencapai penyembuhan goresan komplet hanya pada suhu kamar. Fitur ini membedakan penelitian kami dari yang lain."

Tim menciptakan jaringan polimer penyembuhan sendiri melalui rute sintetis yang sangat sederhana. Bahan yang dikembangkan menunjukkan hasil yang sangat baik pada suhu kamar.

"Bahan-bahan ini dapat dengan cepat memperbaiki kerusakan dan retakan karena mekanisme penyembuhan sendiri," kata Pothana Gandhi Nellepalli, rekan postdoctoral Horizon dan rekan penulis di makalah tersebut, seperti dikutip dari Concordia University, Rabu (20/10/2021).

"Hasilnya, bahan-bahan ini menghemat waktu dan uang konsumen sekaligus memperpanjang umur bahan yang digunakan dan mengurangi beban lingkungan. Di masa depan, saya ingin menggunakan jaringan polimer penyembuhan diri untuk meningkatkan masa pakai baterai nanogenerator triboelektrik," tambah Patel.

Teknologi ini memungkinkan perangkat untuk menyimpan energi dan mengubahnya menjadi listrik saat gerakan berulang diterapkan—misalnya lampu LED yang dapat diaktifkan saat Anda melewatinya. "Teknologi yang sama ini pasti bisa digunakan untuk memperpanjang umur baterai ponsel. Di masa depan, kita bisa mengisinya hanya dengan berjalan kaki." (E-4)



Sumber Berita: RRI.

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load